Wawancara Kang Afi, Kisah Pemandu Rafting Sejati

madanionline.org – Bagi warga desanya, Kang Afi merupakan seorang pemandu rafting sejati. Memiliki seorang ayah yang juga bergelut di bidang jasa rafting, membuat Afi kecil tidak asing dengan dunia tersebut.

Tim MTC berkesempatan mewawancarai langsung Koordinator Syifa Adventure ini selepas memandu rafting peserta dari Jakarta. Berikut pernyataannya:

Kapan Syifa Adventure mulai beroperasi?

Kami pertama kali beroperasi pada tahun 1996. Lalu, sempat vakum pada saat krisis monitor (krismon) pada tahun 1998. Kemudian, kami bangkit kembali pada tahun 2001 dan al hamdulillah terus berjalan sampai sekarang.

Peserta rafting Syifa Adventure biasanya berasal dari mana saja?

Peserta dari berbagai macam daerah juga ada. Bahkan dari luar negeri. Orang-orang asing juga sering. Kebanyakan sih kalo orang asing adalah orang Arab. Orang Arab hampir ada tiap hari. Yang rutin per dua bulan sekali itu orang Mandarin.

Apakah Syifa Adventure menjalin kerja sama dengan Pemerintah setempat?

Kerja sama dengan Pemerintah setempat nggak ada. Kami mandiri aja.

Kalau bentuk kerja sama dengan Madani Training Centre seperti apa?

Bentuknya partnership.

Apa suka-duka menjadi seorang pemandu rafting?

Suka-dukanya sih macam-macam. Biasanya dukanya karena peserta yang ngeyel. Sukanya karena peserta yang nurut. Tapi tergantung bagaimana kitanya juga. Tergantung bagaimana kita ngarahinnya juga. Kalau kita ngarahinnya rapih. Mereka juga rapih.

Berapa jarak tempuh rafting dari start sampai finish di sini?

Kira-kira 10 KM.

Dari desa apa sampai desa apa?

Dari Kampung Cikala, Desa Muara Jaya sampai ke Plandongan, Desa Cikereteg.

Durasinya berapa lama?

Kurang lebih dua jam.

Kalo di Syifa Adventure jumlah pegawainya berapa orang?

Kalo di Syifa karyawan tetapnya ada 10 orang. Kebanyakannya kita karyawan freelance. Yang mereka kebanyakan warga setempat atau sekitar. Dari mulai tempat kita start sampai kita finish itu semua warga kita retrut semua. Jadi kita merangkul seluruh warga sekitar.

Apakah pernah terjadi peristiwa di luar perkiraan, harapan, atau dugaan seperti kecelakaan sehingga berakibat ada peserta yang terluka?

Selama ini sih kalau yang sampai fatal alhamdulillah belum pernah.

Bagaimana mengatisipasi semua itu?

Kalau kita sih banyak memiliki jalur evakuasi. Sepanjang jalur rafting kami siapkan banyak jalur untuk evakuasi. Jadi kalau misalkan terjadi sesuatu kita bisa langsung angkut lewat darat bisa langsung kita bawa ke rumah sakit atau puskesmas terdekat.

Selama ini sih alhamdulillah belum pernah kejadian sampai fatal. Paling cuma kejadian jatuh atau perahunya ke balik. Paling cuma lecet-lecet aja sih. Itu bisa dievakuasi di lokasi. Karena kita juga bawa perlengkapan P3K di perahu.

Kapan waktu rafting? Apa cuma pagi? Atau, siang dan sore masih ada?

Kita maksimal satu hari itu empat kali perputaran itu kalau start paginya pukul 08.00 WIB. Tapi kalau startnya sudah di atas pukul 10.00 WIB kita paling sehari hanya tiga kali perputaran.

Apakah ada partner selain Madani Training Centre (MTC)?

Kebanyakan sih kita di sini kerja samanya sama pihak hotel, villa. Jadi mereka yang sudah pada nginep di hotel atau vila yang telah menjalin kerja sama dengan kita otomatis kalau mau rafting ya sama kita. Misalnya Hotel Lido.

Apa ada lagi penyedia jasa rafting selain Syifa Adventure di sini?

Wah di sini banyak. Ada tujuh provider. Sungainya sama. Jarak tempuhnya juga sama. Meski ada juga yang jaraknya lebih pendek misalnya hanya 7 KM. Masing-masing provider punya tempat start sendiri-sendiri. Tapi yang belum memiliki tempat start mereka ada juga yang numpang start di tempat kami.

Kalau kita sih alhamdulillah sudah punya tempat start sendiri. Jadi nggak perlu gabung dengan provider lain. Ada juga beberapa tempat yang menjadi tempat start umum. Jadi semua provider bisa mengambil start di sana. Terutama mereka yang mau memakai rafting jarak pendek.

Kapan waktu teramai untuk rafting?

Kalau untuk peserta lokal biasanya pas weekend. Sabtu-Minggu. Kalo nggak ramainya pas tanggal merah. Kalau hari-hari biasanya kebanyakan pesertanya orang Arab. Malah orang-orang Arab ngambilnya di hari-hari biasa. Senin sampai Jumat.

Apakah para pemandu rafting di sini mendapatkan training?

Iya. Mereka mendapatkan pelatihan atau training sebagai pemandu rafting. Terakhir, selama dua bulan pelatihan. Sebagian mereka juga mendapatkan sertifikat resmi dari pemerintah.

Jadi ada juga pengakuan resmi dari pemerintah. Ada sertifikasi buat pemandu rafting di Syifa Adventure dari Departemen Pariwisata. Departemen tersebut setiap lima tahun sekali memang mengadakan sertifikasi bagi para pemandu.

Apa nama sungai yang dipakai untuk rafting tersebut?

Sungai Cisadane.

Apakah sungai tersebut pernah mengalami banjir?

Kalau hujan itu bisa banjir. Tapi karakter sungai Cisadane sekaligus kelebihannya, nggak ada bah. Kalau pun dia naik, dari hulu atau hujan di sekelilingnya dia naik bertahap. Nggak ada banjir tiba-tiba.

Dari mulai air keruh, sampai sampah, sampai baru mulai naik. Itu kita sudah sangat memahami karakteristik dan tanda-tanda dari sungai tersebut. Air naik di hulu pun ke tempat start rafting itu kurang lebih sekitar dua jam baru nyampe air yang tingginya. Itu pun kalau hujan di hulu. Tapi kalau hujan di sekitar start ke bawah sampai finish itu pengaruhnya sedikit.

Bagaimana biasanya memberikan pembekalan kepada peserta agar mereka bisa aman selama menjalani rafting itu bagaimana?

Yang pertama sih kita sebelum pengarungan kita ada safty break dulu setelah itu kita naik ke perahu dari naik ke perahu kita juga arahkan lagi. Terus pas mau masuk jeram-jeram yang tingginya kita ingetin lagi. Jadi peserta juga nggak ngerasa takut dan peserta juga lebih waspada.

Penulis: Mohamad Istihori

582 Total Views 6 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +