Terus Bertahan di Madani Demi Menjalani Proses Pemulihan Diri

(Catatan 12, Madani Adventure, Gunung Papandayan, Garut, 22-24 Agustus 2017)

madanionline.org – Tim juri yang malam ini diwakili oleh Ibu Latri memutuskan bahwa juara pentas seni malam kebersamaan dan keakraban kali ini diraih oleh Tim Edelweiss. Tim juri terdiri dari Ibu Latri, Ibu Endang, dan Kang Gyn.

Ibu Latri menjelaskan bahwa yang menjadi indikator penilain dalam lomba adalah originalitas (keaslian) dan kekompakan setiap kelompok atau tim saat mempersembahkan karya pestas seninya kepada para penonton.

38 Ibu Latri mewakili Tim Juri
(Foto 38: Ibu Latri mewakili Tim Juri)

Tim Edelweiss sebagai pemenang lomba berhak mendapatkan hadiah berupa slayer Madani Training Centre (MTC). Usdar menjelaskan, “Sungguh beruntung yang bisa mendapatkan slayer ini karena tidak sembarangan orang yang bisa mendapatkannya. Yang boleh menyandang slayer MTC ini aslinya hanya mereka yang sudah lulus mengikuti pelatihan yang diadakan oleh MTC.”

Pada kesempatan tersebut Usdar juga memberikan secara simbolis hadiah masing-masing anggota Tim Edelwiess mendapatkan dua sebuah es krim dari Koperasi Madani Mandiri.

Seorang santri Madani tiba-tiba meminta waktu dan berkata, “Saya terlibat pemakaian narkoba sejak tahun 1996. Saya sudah pernah menjalani program rehabilitasi di tiga tempat. Tapi di tempat yang ketiga, yaitu di Madani lah yang membuat saya tetap bertahan untuk terus menjalani proses pemulihan.”

Ia juga berpesan untuk jangan sekali-kali memendam dendam. “Memendam dendam itu membuat kita tidak enak ngapa-ngapain. Tidak enak makan. Nggak enak tidur. Pokoknya segalanya jadi tidak nikmat. Ikhlaskanlah semua hal yang menimpa atas hidup kita. Sebagaimana salah satu dari tujuh Pilar Madani adalah keikhlasan.”

Usai kemeriahan lomba, acara dilanjut pada program renungan malam yang disampaikan oleh Ust. Ginanjar (UGyn). Di awal penyampaian, UGyn mengajak kepada para peserta untuk tetap memiliki “semangat pagi” meski pun saat ini berada pada malam hari.

39 Renungan malam bersama UGyn
(Foto 39: Renungan malam bersama UGyn)

Sebuah simulasi diberikan UGyn untuk menerangkan bagaimana seseorang yang sebenarnya tahu bahwa memakai narkoba itu adalah salah tapi lama-lama tergoda dan terpedaya juga untuk mengonsumsinya.

(Mohamad Istihori)

162 Total Views 3 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +