Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +

Love our website? Signup to our list to keep current on the awesome stuff we’re doing.

Kisah Kehidupan Ust. “Mahisa” Darmawan “Bungalan”

Kisah Kehidupan Ust. “Mahisa” Darmawan “Bungalan”

(Ngobrol Santai Bareng Aa Harid bareng Bang Darmawan Bag. 1)

Aa Harid, “Bagaimana asal-usul nama Darmawan?”

Bang Darmawan, “Nama Darmawan adalah pemberian dari Bokap. Beliau asli Cirebon. Fotonya mirip Pangeran Diponegoro. Maka kata orang-orang gue mirip Pangeran Diponegoro. Heuheuheuheu…”

Aa Harid, “Pengeran Dipenegoro versi Betawi.”

Bang Darmawan, “Bokap itu orangnya ganteng. Sedangkan Nyokap asli Orang Betawi. Berasal dari daerah Condet. Dari dulu gue emang suka dipanggil ‘Bang’. Tapi ada beberapa panggilan unik dari teman-teman semasa sekolah. Dulu gue sempet dipanggil ‘Kak PG’.”

Aa Harid, “Apa tuh, Kak PG?”

Bang Darmawan, “Pangeran Kegelapan. Itu waktu zaman nakal. Masih berada di dalam zaman kegelapan. Dulu di sebuah sandiwara radio ada kisah tentang seorang yang sangat sadis. Namun, sadisnya itu untuk kebaikan. Nah, itu salah satu sandiwara radio favorit gue. Selengkapnya…

Sejarah Perjalanan Rumah Kesadaran Sampai Bertransformasi Menjadi Madani

Sejarah Perjalanan Rumah Kesadaran Sampai Bertransformasi Menjadi Madani

(Wawancara Eksklusif dengan Ustadz Darmawan, SAg, Pendiri Yayasan Madani Mental Health Care Foundation, Jakarta)

 Perjuangan melawan narkoba selalu akan selalu kalah jika ia hanya berupa kata-kata. Beribu jargon hanya omong kosong belaka jika pejuang anti narkoba hanya memperalat para pecandu narkoba dan keluarganya sebagai bahan mereka untuk terus menambah pundi-pundi rupiah.

Perjuangan Ust. Darmawan (yang akrab disapa UsDar) bersama Rumah Kesadaran yang kemudian bertransformasi menjadi Madani adalah perjuangan sepi. Perjuangan tanpa gembar-gembor media mainstream. Perjuangan yang dirintis tanpa uluran tangan Pemerintah yang sebenarnya lebih berkewajiban melakukan perang dengan narkoba.

Tanpa banyak jargon. Tanpa banyak kata namun dengan beribu kesusahan dan duka yang UsDar dan Komunitas Madani alami dalam perang melawan candu narkoba sudah beliau jalani sejak sekitar tahun 1996 hingga kini.

Untuk menangkap semangat yang tak kunjung padam itu. Sekaligus untuk belajar dari perjalanan sejarah Madani, Mohamad Istihori dari Madani Press (MaPress) melakukan wawancara ekskusif melalui voice note WA pada Ahad, 12 Juli 2020 pukul 08.00 WIB. Berikut petikannya: Selengkapnya…

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +