Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +

Love our website? Signup to our list to keep current on the awesome stuff we’re doing.

Konferensi Nasional Epilesi Pertama di Indonesia

Konferensi Nasional Epilesi Pertama di Indonesia

konferensi-nasional-epilesi-pertama-di-indonesiamadanionline.org – Konferensi Nasional Epilepsi Indonesia 2016 adalah acara yang dipersembahkan oleh Yayasan Epilepsi Indonesia untuk memberikan informasi dan edukasi tentang epilepsi.

Tema besar yang ingin diangkat dari konferensi ini adalah pembahasan mengenai epilepsi dalam perspektif Ilmiah, membahas paradigma keliru mengenai struktur, dan fungsi otak terhadap perilaku penyandang epilepsi.

Acara ini yang diselenggarakan pada 3-4 Desember 2016 ini bertempat di gedung i3L Jl. Pulomas Barat Kav. 88, Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Dengan pentingnya ilmu dalam acara tersebut Panti Rehabilitasi Narkoba, Madani Mental Health Care (MHC) mengutus delegasi untuk mengikuti konferensi ini, oleh Ust. Samsuludin, MA. Si dan Ahmad Yahya Muchlisin.

Acara pembukaan dimulai dari penampilan pianis Ode. Adapun yang memukau peserta atas kemahirannya bermain piano adalah walaupun dia diagnosa sebagai penyandang epilepsi namun ia tetap mampu berkaya bahkan melebihi kita.

Selanjutnya, sambutan dari ketua Yayasan Epilepsi Indonesia, dr. Irawati Hawari,  Sp.S. yang menyampaikan pentingnya informasi perkembangan Yayasan Epilepsi Indonesia dan pentingnya edukasi terhadap masyarakat umum.

Sesi pertama konferensi ini dimulai dengan pembahasan tentang teori umum tentang penyakit Epilepsi. Bahwa epilepsi adalah penyakit yang ditandai dengan kejang spontan berulang yang dipicu oleh peningkatan berlebih atau sinkronisasi aktivitas neuronal di otak yang abnormal.

Namun, pemahaman mengenai penyakit epilepsi di masyarakat awam masih sangat rendah sehingga epilepsi di Indonesia sering kali dianggap sebagai penyakit yang disebabkan kutukan.

Dalam acara ini Madani Mental Health Care berpartisipasi juga  untuk membuka stan informasi tentang pelayanan Madani Mental Health Care, metode, dan pengembangan programnya. Selama,konferensi ini berlangsung stand Madani mendapat sambutan terbaik dari para peserta yang antusias untuk mengunjunginya. (Samsuludin)

Madani Peduli pada Orang dengan Epilepsi (ODE)

papa yantoMADANIONLINE.ORG — Bertepatan dengan International Epilepsy Day, Panti Rehabilitasi Madani Mental Health Care ikut serta dalam acara tersebut. Acara yang diadakan oleh Yayasan Epilepsi Indonesia itu diselenggarakan pada Sabtu, (05/03) di lapangan Banteng, Jakarta.

Tema yang diusung oleh panitia penyelenggara International Epilepsy day adalah "Kita Pasti Bisa: Melawan Stigma dan Diskriminasi". Orang dengan epilepsi atau yang biasa disebut ODE, selama ini mengalami diskriminasi dan stigma negatif dari masyarakat umum, bahwa epilepsi adalah penyakit menular, EDO tidak bisa bekerja dan menyusahkan. Kata-kata negatif ini sangat akrab dangan EDO.

Oleh karena itu, tujuan diselenggarakan acara tersebut sebagaimana diungkapkan oleh dr. Hendri Rianto Sofyan, selaku panita, "Untuk mengubah paradigma masyakat bahwa epilepsi bukanlah penyakit menular. Dan, ODE dapat beraktivitas sebagaimana masyarakat umumnya".

Di penghujung acara, panitia memberikan kesempatan pada para klien Panti Rehabilitasi Madani Mental Health Care untuk melakukan aksi teatrikal. Teatrikal yang dilakoni oleh klien pecandu narkoba dan pengidap gangguan jiwa terutama narkoba sebagai bentuk kepedulian pada ODE.

Dan juga melalui teatrikal tersebut, para klien Madani memberikan edukasi pada masyarakat umum bahwa (ODE) memiliki hak hidup yang sama dengan masyarakat pada umumnya.

Sehingga tidaklah manusiawi jika orang dengan epilepsi dikucilkan, di-bully, ditakuti, dan mendapat distigma. Justru ODE harusnya diberi support, diayomi, dan diberi ruang untuk berkarya. (Yanto Abd. Latif)

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +