Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +

Love our website? Signup to our list to keep current on the awesome stuff we’re doing.

Kunjungan Madani ke Alazka Diharapkan Perkokoh Motivasi Belajar Murid

Kunjungan Madani ke Alazka Diharapkan Perkokoh Motivasi Belajar Murid

madanionline.org – Para Deputi Madani kembali menggelar agenda silaturahmi dengan guru. Hal ini bukan hal yang mengherankan buat Madani. Jika tidak mengunjungi lembaga pendidikan, Madani kerap kali dikunjungi berbagai lembaga pendidikan.

Mulai dari tingkat PAUD sampai Universitas. Tentu saja setiap jenjang pendidikan yang berkunjung ke Madani memiliki tujuan yang beragam. Namun umumnya mereka ingin berbagi ilmu tentang meningkatkan dan memperkokoh motivasi belajar di kalangan para murid.

Hari itu, Selasa, 22 Januari 2019. Deputi Madani yang terdiri dari Taufik Permadi, Ust. Jami, Ust. Darmawan, dan Ust. Gyn melakukan kunjungan ke Al Azhar Kelapa Gading (Alazka) di Jl. Raya Bulevar Timur, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Agenda silaturahmi ini diprakarsai oleh Ust. Jami dan Ust. Darmawan.

Dengan gembira pihak Al Azhar Kelapa Gading menerima para Deputi Madani tersebut. Mereka adalah H. Rusydi (Kepala Bidang Kesiswaan), H. Asmawih (Kepala Bidang Kurikulum), dan H. Sumanto (Kepala SMA Islam Al Azhar Kelapa Gading).

Dalam kesempatan tersebut Madani menyampaikan banyak hal. Mulai dari informasi tentang bahaya miras, narkoba, LGBT, game online, dan penyebab ganggguan mental lainnya. Sebagai sebuah panti rehabilitasi, Madani memiliki berbagai program bagi para korban penyalahguna miras, narkoba, dan lainnya. Program yang berjalan di Madani selalu beracuan pada Metode Terpadu Biologis, Psikologis, Spiritual, dan Sosial (BPSS) Prof. Dr. dr. H. Dadang Hawari, Psikiater. Selengkapnya…

Faktor Peneguh Anak Menghadapi UN Adalah Bakti kepada Orang Tua

Faktor Peneguh Anak Menghadapi UN Adalah Bakti kepada Orang Tua

MADANIONLINE.ORG – Madani Mental Health Care (MMHC) melalui divisi Madani Training Centre (MTC) menggelar acara bertajuk Madani Training Motivasi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 16 Cipinang Muara, Jakarta pada Kamis (12/5).

Dalam kesempatan kali ini, tim MTC menyajikan acara berupa motivasi dan doa bersama dalam rangka menghadapi Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan pembekalan parenting skills yang diperuntukkan bagi para orang tua dan wali murid.

"Hati yang bersih dan niat yang baik adalah kunci sukses menghadapi ujian anak anak. Anak-anak diharapkn tidak sekedar lulus ujian tetapi punya nilai lebih dari itu, yaitu baik pula budi pekertinya,” ujar Ketua Yayasan MMHC, Darmawan S.Ag.

Dengan metode penyampaian yang sangat interaktif dan menyentuh, UsDar (demikian beliau akrab disapa), sehingga tak terasa para peserta pun berlinangan air mata. Para peserta digugah kesadaran spiritualnya untuk kembali mengingat dan mengevaluasi diri mereka kembali akan bakti mereka kepada kedua orang tua.

Selengkapnya…

“Magdalena Sitorus: Menulis Bisa Menghilangkan Rasa Sedih”

Semua orang pasti akan merasakan kesedihan ketika ditinggal orang yang paling disayangi. Pasangan hidup, misalnya. Bahkan, ada yang merasa tak bisa hidup tanpa belahan jiwanya. Hal seperti itu, pernah dirasakan Magdalena Sitorus, istri almarhum Mantan Sekjen Komnas HAM, Asmara Nababan.

Tapi, Magdalena tidak ingin larut dalam kesedihan. Ia berusaha bangkit dan mengisi sisa hidup ini dengan bmenuliserbagai aktivitas. “Salah satunya dengan menulis. Dari hobi menulis ini, saya berhasil menyelesaikan buah buku. Salah satu diantaranya adalah buku yang berjudul “Semua Ada Waktunya”, kata Magdalena kepada politikindonesia.com, seusai acara soft launching buku tersebut di Galeri Nasional, Jakarta, Selasa (30/10).

Dijelaskan perempuan kelahiran Sumatera Utara, 21 Oktober 1952 ini, buku “Semua Ada Waktunya” menceritakan tentang ketangguhan 6 perempuan untuk berbagi kisah tentang proses meniti rasa kehilangan dari pasangan hidupnya. Selain itu, memaknai rasa duka serta perjuangan melewati masa tersebut yang tidak lepas dari benturan-benturan budaya.

Ada kisah 6 perempuan tangguh yang diceritakan mantan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia ini dalam buku tersebut. Selain tentang dirinya, ada juga cerita tentang Saparinah Sadli (pendiri Komnas Perempuan, istri Alm. Prof. Sadli), Shinta Nuriyah Wahid (pendiri Puan Amal Hayati, istri Alm. Abdurrahman Wahid), Suciwati Munir (perempuan pembela HAM, istri Alm. Munir), Widyawati (pekerja seni pertunjukan, istri Alm. Sophan Sophian) dan dan Damayanti Noor (istri Chrisye).

Selengkapnya…

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +