Narkoba Cair dalam Vape

Narkoba Cair dalam Vape

Oleh: Mohamad Istihori

Merokok dengan cara konvensional atau dengan cara yang saat ini sedang menjadi “musim” yakni dengan vape sama-sama memiliki bahaya. Namun, belum banyak orang yang mengetahui bahwa sebenarnya vape yang digadang-gadang dapat menggantikan rokok konvensional memiliki bahaya dua kali lipat. [Boldsky (18/9/2017)]

Para ilmuan yang berasal dari University of Waterloo, Kanada menyimpulkan bahaya yang luar biasa dari vape dikarenakan memiliki perangkat elektrik bertenaga baterai yang berfungsi untuk memanaskan cairan, mengubah jadi uap aerosol, untuk akhirnya dapat dihisap.

Kita pun belum mengetahui dengan pasti apakah cairan yang ada di dalam vape berbahaya atau tidak. Apalagi jika kemudian cairan yang dimasukkan ke dalam vape merupakan cairan yang tergolong kelompok narkoba seperti sabu-sabu cair, liquid metamfetamin, liquid high (senyawa mirip ganja), dan semua jenis narkoba dapat dibuatkan dalam format cair. Maka bahaya vape bukan lagi dua kali lipat jika dibandingkan dengan rokok konvensional tapi menjadi tiga kali lipat.

Namun rokok konvensional bukan berarti tanpa risiko. Prof. Dadang Hawari menjelaskan bahwa rokok (konvensional) merupakan gerbang menuju narkoba. Berbagai cara dilakukan untuk menutupi pemakaian narkoba. Salah satu dari sekian cara yang dipakai adalah seperti memakai narkoba cair menggunakan vape sehingga banyak orang di sekitarnya tidak sadar bahwa yang sedang dihisap merupakan narkoba bukan vape biasa.

Selengkapnya…

Generasi Muda di Bawah Ancaman Tramadol

Generasi Muda di Bawah Ancaman Tramadol

Oleh: Mohamad Istihori

Sejatinya Tramadol adalah obat yang diberikan agar mampu mengatasi masalah nyeri dalam tingkat sedang maupun berat. Sayangnya obat tersebut disalahgunakan oleh generasi muda kita sehingga mereka kehilangan kesadaran, mabuk, atau nge-fly.

Rosulullah Muhammad Saw bersabda, “Setiap zat, bahan, dan minuman yang dapat memabukkan dan melemahkan akal sehat adalah khamar (alkohol), dan setiap khamar adalah haram.” (HR. Abdullah bin Umar ra.)

Tramadol merupakan turunan (sintesa) dari opiat, heroin, atau putaw yang diambil dari tanaman candu (opium). Tramadol membuat pemakainya menjadi kecanduan yang berakibat fatal seperti menimbulkan kriminalitas, komplikasi medik, kesengsaraan, dan berujung pada kematian.

Sindikat narkoba jenis Tramadol saat ini semakin gencar menyebarluaskan zat candu tersebut terutama menjualnya kepada generasi muda kita. Kasus penangkapan seorang penjual Tramadol sebanyak 167 butir di Jalan Malaka Kabupaten Soppeng pada Jumat, 22 September 2017 adalah salah satu contoh kasusnya.

Selengkapnya…

Indikasi Gangguan Jiwa Pemilik Situs Nikahsirri.com?

Indikasi Gangguan Jiwa Pemilik Situs Nikahsirri.com?

Oleh: Mohamad Istihori

Seseorang yang diduga mengalami gangguan jiwa jenis depresi itu kini berada dalam tahanan polisi. AW memutuskan untuk pensiun dini dari profesinya sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil) pada sekitar tahun 1990, ia bergelut dalam dunia bisnis sampai pada akhirnya meluncurkan sebuah situs bernama Nikahsirri.com pada 19 September 2017.

Situs ini kemudian dikenal sebagai sebuah situs yang menyediakan jasa pelelangan keperawanan dan pelaksanaan nikah sirri secara online. Pemerintah menilai situs ini menimbulkan keresahan bagi masyarakat dan melanggar UU ITE dan atau pornografi sehingga akhirnya diblok dan pemiliknya pun ditahan.

Pihak berwajib belum memutuskan sang pemilik situs tersebut mengalami gangguan jiwa. Saat ini masih berlangsung proses pemeriksaan. Ketika diperiksa memang belum didapatkan perilaku yang janggal. Keterangan AW mengalami gangguan jiwa jenis depresi tersebut didapat dari istrinya yang berinisial R.

Selengkapnya…

Bersama Madani Menuju Masyarakat Tanpa Depresi agar Terhindar dari Perilaku Bunuh Diri

Bersama Madani Menuju Masyarakat Tanpa Depresi agar Terhindar dari Perilaku Bunuh Diri

Oleh : Mohamad Istihori

Perilaku akibat gangguan jiwa depresi kembali terjadi. Kali ini terjadi pada dua kakak-adik. Si kakak berumur 34 tahun  berinisial EP dan adiknya baru berumur 28 tahun dengan inisial ESP.

Mereka berdua nekat memutuskan untuk mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri. Keduanya lompat dari Apartemen Gateway, Jln. Ahmadyani, Bandung pada Senin sore, 24 Juli 2017. Pihak keluarga yang diwakili oleh Rionald Parubak menyampaikan keduanya memang sudah lama mengalami gangguan psikis selama kurang lebih delapan tahun.

Melalui peristiwa ini dan beberapa kasus bunuh diri yang terjadi sebelumnya, termasuk kasus bunuh diri yang belum lama terjadi yang menimpa Chester Bennington. Vokalis grup musik Linkin Park itu juga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri akibat gangguan depresi karena sudah tidak kuat menahan kecanduan terhadap miras dan narkoba.

Kita sangat tidak berharap ada lagi saudara kita yang bunuh diri karena depresi. Kita harus terus memperkuat faktor psikologis agar terhindar dari perilaku ini. Berbagai jasa konseling di berbagai daerah untuk menanggulangi masyarakat yg semakin tertekan harus terus diperbanyak kualitas dan kuantiasnya.

Selengkapnya…

Ada “Surga” di Madani Dua

Ada “Surga” di Madani Dua

Oleh: Mohamad Istihori

Sungguh tinggal di desa memberikan kita kenikmatan tiada tara. Kehidupan bersama masyarakat desa memberikan berbagai kesan indah yang tidak mudah begitu saja untuk dilupakan. Belum lagi alamnya menyuguhkan kepada kita berbagai macam jenis keindahan.

Panti Rehabilitasi Madani Mental Health Care menawarkan semua “hidangan” yang menyehatkan jiwa dan menyegarkan pikiran itu melalui program kemandirian yang digelar sejak Selasa-Sabtu, 18-22 Juli 2017 kepada para klien (atau yang lebih dikenal di Madani dengan istilah “santri) di Desa Sipak, Jasinga, Bogor.

Para santri Madani dua menjalankan berbagai program kemandirian. Mereka diberikan program berkebun, terapi sosial, terapi spiritual, dan berbagai program yang Madani desain untuk membantu proses pemulihan para santri Madani.

Waktu sekitar lima hari yang dirasakan para santri di Madani Dua di Desa Sipak, Jasinga, Bogor berjalan tak terasa. Semua bergembira menjalankan semua acara dan agenda di sana. Para santri juga diajak bersosialisasi dengan alam dan masyarakat sekitar.

Bukan hanya santri Madani yang bersentuhan langsung dengan “surga” di Madani Dua. Ust. Darmawan dan Ust. Jami juga diberikan peluang oleh Allah untuk merasakan “atmosfir surga” yang dimiliki Madani Dua.

Selengkapnya…

Rehabilitasi Terpadu bagi Korban Bullying

Rehabilitasi Terpadu bagi Korban Bullying

Oleh : Mohamad Istihori

Berbagai aksi bullying akhir-akhir ini semakin marak terjadi. Perilaku yang melanggar hukum tersebut sering kita lihat lewat berbagai media terutama melalui sosial media (sosmed). Aksi tersebut tentu saja sangat berpotensi untuk memberikan dampak buruk bagi para korbannya terutama bagi kesehatan mental mereka.

Anak-anak kita menjadi enggan keluar untuk melakukan aktivitas mereka sehari-hari. Mereka menjadi ikut takut akan berbagai ancaman tersebut dapat menimpa mereka juga. Yang sangat tidak kita harapkan adalah mereka menjadi depresi meski masih tingkat awal namun hal ini dapat membuat proses belajar mereka terganggu.

Berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa para korban perilaku bullying kerap berhalusinasi dan berperilaku paranoid.

Perilaku-perilaku yang bagaimanakah yang dapat dikategorikan ke dalam bullying? Berikut adalah lima perilaku yang dapat dikelompokkan ke dalam perilaku bullying:

  1. Kontak fisik langsung seperti memukul, mendorong, mencubit, mencakar, memeras, dan merusak barang-barang yang dimiliki oleh korban.
  2. Kontak verbal langsung berupa mengancam, mempermalukan, merendahkan, mengganggu, memberi julukan yang buruk, sarkasme, merendahkan, mencela, mengejek, mengintimidsi, mengejek, dan menyebarkan gosip.
  3. Perlaku nonverbal langsung misalnya melihat dengan sinis, menjulurkan lidah, menampilkan ekspresi muka yang merendahkan, mengejek, atau mengancam.
  4. Perilaku non verbal tidak langsung contohnya mendiamkan seseorang, memanipulasi persahabatan sehingga menjadi retak, mengucilkan, mengabaikan, dan mengirimkan surat kaleng.
  5. Pelecehan seksual.

Selengkapnya…

Anak Nakal dan Rahasia Bapaknya

Anak Nakal dan Rahasia Bapaknya

Oleh: Mohamad Istihori

Mat Semplur, “Mengapa seorang anak dapat tumbuh  menjadi anak yang nakal iya, Pak Kiai?”

Kiai Jihad, “Nakal bagaimana dulu, Plur?”

Mat Semplur, “Susah banget dibilangin. Dinasehatin yang baik kagak pernah mau nurut. Bahkan kalau dia udah ngambek susah banget ditanya ini-itunya, Kiai.”

Kiai Jihad, “Kita sebagai orang tua yang hidup di zaman sekarang memang harus memiliki kesabaran yang sangat ekstra untuk menemani mereka belajar untuk menemukan kebenaran.

Orang tua harus memiliki waktu lebih banyak untuk mengenal karakter anak-anak mereka. Setiap anak memang memiliki kelebihan sekaligus kekurangan mereka masing-masing.

Kita orang tua juga sudah selayaknya mempunyai banyak pengetahuan agar bersikap dan berucap yang tepat saat mereka melakukan suatu kenakalan.”

Mat Semplur, “Tapi kadang saya suka kehilangan kesabaran, Kiai saat menghadapi kenakalan anak. Abisnya udah dibilangin berkali-kali masih saja dia mengulangi kenakalan tersebut.”

Selengkapnya…

Indonesia dalam Gempuran Narkoba dari Cina

Indonesia dalam Gempuran Narkoba dari Cina

Oleh: Mohamad Istihori

Sejak tahun 70-an Pemerintah Indonesia menyatakan bahwa negara kita dalam keadaan darurat narkoba. Sekitar 47 tahun kemudian ternyata Pemerintah tidak mengubah status perkembangan narkoba di Indonesia, status keadaannya masih saja sama yaitu Indonesia darurat narkoba.

Padahal narkoba semakin menggempur kita dari segala penjuru nusantara. Terutama kini narkoba yang berasal dari Cina. Jumlah yang masuk bukan lagi dalam ukuran kg namun sudah dalam ukuran ton.

Ada apa gerangan dengan negara kita kini? Kita berkomitmen sebagai sebuah bangsa untuk berperang melawan narkoba. Kenyataannya melihat perkembangan kasus narkoba di berbagai media massa justru narkoba lah yang saat ini sedang memerangi Indonesia.

Ibarat sebuah rumah, kita dibuat saling bertengkar dengan sesama anggota keluarga kita sendiri. Dan, saat pertengkaran yang dibuat-buat itu terjadilah kemudian banyak tetangga kita yang masuk menyusup untuk mencuri berbagai barang berharga yang ada di dalam rumah kita tersebut.

Berbagai peristiwa pertengkaran sesama saudara sebangsa terus terjadi akhir-akhir ini. Semua tentunya sangat menguras energi dan pemikiran kita. Sudah saatnya kita mengakhiri ini semua.

Selengkapnya…

Penolak Kebenaran dan Peremeh Kemanusiaan

Penolak Kebenaran dan Peremeh Kemanusiaan

Oleh: Mohamad Istihori

“Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia.” ~HR. Muslim

Rekaman seorang wanita berbaju hitam dan berkaca mata hitam kini tengah menjadi bahan perbincangan hangat. Bagaimana tidak, wanita yang kemudian diketahui bernama Joice Warouw (JW), 46 tahun melakukan penamparan terhadap salah seorang petugas keamanan bandara di Manado pada Rabu, 5 Juli 2017.

Istri dari Brigadir Jenderal (Brigjen) Polri Sumampouw (yang saat ini mengemban amanahnya di Lemhanas) itu menolak melepaskan jam tangannya saat dilakukan pemeriksaan di XRay.

Dengan sombong dan arogannya ia pun serta-merta mendaratkan tamparannya ke pipi petugas yang sedang menjalani pekerjaannya yang sesuai dengan prosedur tersebut.

Petugas menyatakan akan melaporkan tindakan tidak menyenangkan tersebut ke Polisi #eh JW malah membalasnya dengan melaporkan balik petugas yang ia tampar tersebut.

Selengkapnya…

Prasangka Kita, Derita Mereka

Prasangka Kita, Derita Mereka

Oleh: Mohamad Istihori

Sebuah peristiwa yang sangat menakutkan telah terjadi di India. Sekumpulan orang mengikat seorang wanita berkebutuhan khusus di sebuah traktor. Mereka menuduh wanita tersebut akan menculik seorang anak.

Nasib naas. Wanita itu dipukuli, dihakimi oleh massa hanya berdasarkan prasangka dan dugaan yang belum terbukti kebenarannya sampai meninggal dunia.

Hal ini tentunya bukan hanya terjadi di India. Di Indonesia juga kerap terjadi kekerasan fisik sampai meniggalkan kematian terhadap orang-orang dengan kebutuhan khusus ini hanya karena berlandaskan berita yang tidak terbukti kebenarannya.

Di antara berita hoax mengenai penculikan anak yang pernah meramaikan media sosial di Indonesia adalah sebagai berikut:

PERHATIAN !!!
Waspada ada Penculik Anak-anak yang berumur 1-12 tahun
Bapak-bapak Ibu-ibu Harus Menjaga Anak kita dengan hati-hati
Penculik sering ada dalam kampung-kampung dan menyamar sebagai:

Selengkapnya…

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +