Menspiritualkan Outbond Bersama Puskesmas Duren Jaya Bekasi

(Reportase Outbond Tim Madani Training and Adventure Center/MTAC)

Oleh: Mohamad Istihori

Banyak orang masih terlelap tidur. Apalagi semalam adalah malam Minggu. Tapi tidak demikian dengan Tim Madani Training and Adventure (MTAC dibaca agar lebih mudah diingat menjadi “Emtak”).

Tim Emtak sudah bersiap segera setelah menunaikan shalat Shubuh. Usai berkemas sekitar pukul 06.00 WIB, Tim Emtak yang terdiri dari Yudho, Tagor, Yanto, dan Istihori segera berangkat menuju lokasi outbond di Kali Cisadane, Caringin, Bogor, Jawa Barat. Sedangkan Yuki berangkat bersama peserta outbond dari Puskemas Duren Jaya dengan menggunakan bus.

Kami tiba lebih dulu di lokasi outbond pada pukul 08.00 WIB. Segera kami persiapkan segalanya agar semua program yang sudah dijadwalkan dapat berjalan dengan lancar. Tim dari Sifa Adventure pun sudah berkumpul lengkap menggunakan pelampung, helm, dayung, dan segala perlengkapan pengaman untuk melakukan rafting menyusuri Sungai Cisadane.

Deru air pun ikut menyambut para peserta outbond yang datang kemudian. Para peserta outbond Emtak kali ini adalah para pegawai dan staf dari Puskemas Duren Jaya. Mereka ada yang berprofesi sebagai dokter, perawat, dan staf administrasi yang semuanya berjumlah 30 orang laki-laki dan perempuan.

Yudho (Koordinator Emtak) langsung menyambut dan mengarahkan para peserta untuk berkemas dan menggunakan semua perlengkapan rafting yang sudah disediakan. Setelah itu, Yuki mengajak para peserta untuk melakukan senam pemanasan agar para peserta terhindar dari kram dan kondisi tubuh lain yang tidak diharapkan saat mengarungi Sungai Cisadane nanti.

Usai senam pemanasan, dua instruktur dari Sifa Adventure memberikan pengarahan kepada para peserta mengenai berbagai aturan dan tata tertib yang harus dipatuhi selama rafting. Mulai dari cara mendayung yang benar, cara menghadapi turunan curam, dan berbagai cara menaklukkan deras air dan curamnya Sungai Cisadane.

Usai pengarahan para peserta pun dipersilakan naik ke atas perahu karet yang telah disediakan. Rafting kali ini menempuh jarak 8 km dan membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam. Saling mencipratkan air antarpeserta menambah semarak acara rafting.

“Pengen lagi!”

“Seru banget tadi rafting-nya!”

Dan, berbagai komentar para peserta sambil minum air kelapa hijau segar saat ditanya pendapat mereka mengenai rafting yang baru saja mereka selesaikan.

Hidangan makan siang telah tersedia begitu para peserta ke meeting point. Tenaga yang terkuras akibat rafting, membuat mereka semangat menjalankan makan siang dengan menu lezat dan menyehatkan.

Para peserta yang beragama Islam pun usai menunaikan kewajiban shalat Dzhuhur. Para peserta berkemas dan bersiap untuk menjalani kegiatan berikutnya yaitu games outbond dan paint ball di kawasan Lido Resort.

Keseruan games outbond dan paint ball tidak kalah dengan rafting. Para peserta dengan semangat dan antusias mengikut kedua acara tersebut sampai selesai. Saat acara penutupan, Yudho (koordinator “Emtak”), mempersilahkan kepada beberapa perwakilan peserta untuk menyampaikan pesan dan kesan mereka terhadap outbond yang baru saja mereka lakukan.

Kepuasan dan kesenangan para peserta outbond merupakan sebuah nilai berharga bagi kami. Namun, kritik dan saran yang mereka berikan juga tetap kami butuhkan agar kami terus menjadi maju dan mandiri.

Acara outbond pun bukan semata-mata menjadi wisata fisik belaka. Outbond yang digelar oleh Emtak juga menjadi wisata rohani yang mengajak para peserta untuk menjadi semakin dekat dengan Sang Maha Pencipta.

Lebih semangat melakukan pelayanan dan pengabdian kemasyarakatan di tempat mereka bekerja, yaitu di Puskemas Duren. Melalui rafting peserta diajak untuk mengenal lebih nyata tantang makna kerja sama untuk mencapai tujuan. Patuh pada instruksi atasan yang mengajak pada kebaikan. Dan, berbagai nilai positif lain yang tentu saja secara sadar atau tidak sadar tertanam dalam benak setiap peserta.

Sehingga nanti, ketika mereka kembali melayani para pasien bukan hanya memberikan obat fisik, namun juga memiliki kecerdasan spiritual untuk juga mampu memberikan obat rohani kepada para pasien mereka di Puskesmas Duren Jaya Bekasi.

885 Total Views 6 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +