Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +

Love our website? Signup to our list to keep current on the awesome stuff we’re doing.

Kisah Kehidupan Ust. “Mahisa” Darmawan “Bungalan”

(Ngobrol Santai Bareng Aa Harid bareng Bang Darmawan Bag. 1)

Aa Harid, “Bagaimana asal-usul nama Darmawan?”

Bang Darmawan, “Nama Darmawan adalah pemberian dari Bokap. Beliau asli Cirebon. Fotonya mirip Pangeran Diponegoro. Maka kata orang-orang gue mirip Pangeran Diponegoro. Heuheuheuheu…”

Aa Harid, “Pengeran Dipenegoro versi Betawi.”

Bang Darmawan, “Bokap itu orangnya ganteng. Sedangkan Nyokap asli Orang Betawi. Berasal dari daerah Condet. Dari dulu gue emang suka dipanggil ‘Bang’. Tapi ada beberapa panggilan unik dari teman-teman semasa sekolah. Dulu gue sempet dipanggil ‘Kak PG’.”

Aa Harid, “Apa tuh, Kak PG?”

Bang Darmawan, “Pangeran Kegelapan. Itu waktu zaman nakal. Masih berada di dalam zaman kegelapan. Dulu di sebuah sandiwara radio ada kisah tentang seorang yang sangat sadis. Namun, sadisnya itu untuk kebaikan. Nah, itu salah satu sandiwara radio favorit gue.

Di kalangan anak-anak nongkrong, gue dipanggil ‘Thoyyib’. Itu kata teman-teman sekolah gue dulu karena gue dianggap paling baik di antara teman-teman yang lain.

Di antara panggilan kecil yang paling gue suka adalah saat teman-teman cewek gue memanggil dengan nama ‘Rayya’. Nama tersebut muncul karena mereka beranggapan bahwa kalau sudah ketemu gue berasa hari rayya.

‘Kalau nggak ada Lu nggak rame,’ gitu kata mereka.”

Aa Harid, “Jadi, beda komunitas beda nama panggilan.”

Bang Darmawan, “Iya. Terakhir saat gue sedang banyak murid, gue suka dipanggil ‘Babeh Junky’. Itu karena banyaknya murid gue dari kalangan junky atau pemakai narkoba. Padahal gue pribadi lebih suka dipanggil Mahisa Bungalan.”

Aa Harid, “Siapa Mahisa Bungalan?”

Bang Darmawan, “Dia adalah seorang tokoh yang digambarkan ‘tidak pulang-pulang’. Dia selalu mengembara dan senantiasa menyebarkan kebaikan di setiap tempat yang ia singgahi. Ia juga sangat sakti.”

Aa Harid, “Julukan Bang Darmawan sangat bermacam-macam. Semua diidentikkan dengan berbagai sifat yang ada pada diri Abang.”

(Dibahasakan kembali oleh Mohamad Istihori pada Sabtu, 12 September 2020)

168 Total Views 3 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +