Ketika Andika Tertimpa Gorila

Oleh: Mohamad Istihori

madanionline.org – Banyak manusia zaman sekarang mengidam-idamkan, memimpikan, pengen banget jadi seorang selebritis atau artis. Mereka mengidolakan selebritis. Banyak anak muda masa kini yang memiliki cita-cita ingin menjadi seperti mereka.

Kita berpikir mereka orang sukses. Kita mengira mereka sudah berada pada puncak kenikmatan hidup. Kita semakin terjebak pada pemandangan yang ada di depan mata. Tidak memiliki kepekaan untuk melihat yang ada di balik semua itu.

Kita tidak melihat tekanan hidup yang mereka alami. Kita tidak memandang sesungguhnya setiap orang hidup pasti memiliki masalah. Apapun yang kita capai dan yang kita miliki saat ini, jika justru malah membuat Tuhan marah akan membuat hidup kita semakin gelisah, cemas, dan selalu was-was.

Bangsa kita mengenal sebuah pepatah, “Sudah jatuh tertimpa tangga”. Artinya, sebuah keadaan di mana seseorang berada dalam nasib sial berlipat-lipat.

Bagi kita itu adalah nasib buruk. Kita setiap hari selalu berharap agar terhindar dari kondisi “sudah jatuh tertimpa tangga”. Tapi bagi orang yang sudah berada pada puncak kegelisahan, kecemasan, dan tekanan masalah yang tak kunjung mampu kita akan cenderung ingin mengakhiri semuanya.

Banyak orang yang memilih jalan pintas untuk segera keluar dari masalah hidup yang dimiliki. Ada yang memilih jalan yang membuat Tuhan berkenan dan ada yang memilih jalan yang justru membuat Tuhan marah.

Selain, tumpukan masalah yang tak kunjung ditemukan jalan keluarnya, tumpukan harta juga dapat menambah masalah bagi manusia. Tuhan sebenarnya sangat memahami seberapa dosis harta yang boleh kita miliki.

Ada yang bagian hartanya diberi lebih oleh Allah. Ada juga yang Allah merahmati seseorang justru dengan memberikan dosis yang minim terhadap bagian hartanya di dunia.

Sayangnya kita justru terlanjur terprovokasi oleh ajaran matrealisme bahwa sukses hidup adalah dengan harta yang berlimpah. Kita berpikir orang yang beragamanya benar pasti hartanya banyak. Orang sekarang mengira kalau orang selalu berkekurangan harta itu pasti karena nggak bener beragamanya.

Maka kita berlari mengejar popularitas. Kita semua mau jadi orang terkenal. Dan, saat kita berada pada puncak semua itu, kemudian kita kecele ketika mencapai semua itu.

Posisi kecele membuat kita sakit hati dan lari pada narkoba. Kita anggap narkoba bisa menjadi jalan keluar. Padahal narkoba malah menjadi masalah yang akan menghancurkan siapa saja yang mengonsumsinya.

Banyak orang yang kecanduan merasakan sensasi tertimpa gorila dengan menghisap narkoba jenis tembakau gorila. Andika mungkin hanya salah satunya. Semoga saja ia segera kembali kepada jalan Tuhan. Agar hidupnya tidak semakin jatuh dan terus-menerus tertimpa gorila.

678 Total Views 3 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +