Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +

Love our website? Signup to our list to keep current on the awesome stuff we’re doing.

Gangguan Mental Perilaku Masyarakat Modern

Oleh: Samsuludin, MA.Si
(Deputi Rehabilitasi Madani Mental Health Care Jakarta Timur)

Tantangan dan beban kehidupan kita di zaman modern Abad ke-21 terasa semakin berat.

Mulai dari masalah pendidikan, pekerjaan, keluarga, karir, sosial, dan berbagai macam masalah lainnya. Modernisme yang diharapkan menjadi solusi kebutuhan hidup yang serba cepat dan instan telah mengantarkan kita pada zaman yang “teralienasi” merasa sendiri, penuh kepura-puraan dan dapat memicu disorientasi kehidupan yang pada akhirnya dapat menimbulkan berbagai macam gangguan mental dan perilaku.

Di berbagai media menggambarkan mirisnya masalah mental perilaku yang terjadi saat ini. Masalah ketergantungan terhadap minuman keras, narkoba, pornografi, perselingkuhan, seks bebas, LGBT, Judi, game online, korupsi, pembunuhan, dan gangguan mental lainnya. Lebih miris lagi perilaku ini semakin mudah diakses dengan alat komunikasi dan transportasi yang canggih.

Media komunikasi dan transportasi ternyata tidak memiliki dampak positif terhadap eratnya hubungan silaturahim. Saat ini kita bisa memaki-maki orang lain di media sosial tanpa tahu siapa dia sesunggunya. Dengan jempol yang kita miliki semakin mudah menyebarkan informasi yang tidak tahu kebenarannya atau berita bohong “Hoax”. Kehidupan yang sebelumnya senantiasa berkelompok erat kini sudah mulai pudar. Ikatan keluarga besar berubah menjadi keluarga kecil. Kehidupan rumah besar kita dulu di kampung kini menjadi rumah-rumah serba minimalis apartemen-apartemen yang terpisahkan satu dengan yang lain.

Semua akan menjadi masalah jika kita tidak segera menyikapinya dengan baik. Mengapa? Karena pada dasarnya manusia bukan hanya makhluk fisik yang cukup dengan fasilitas kemewahan saja. Manusia memiliki kebutuhan yang paling fundamental (dasar) yaitu kebutuhan ruhani. Kesadaran terhadap diri (spiritualitas) yang berkaitan dengan tujuan hidup, cara hidup dan makna hidup menjadi jawaban utama dalam menghadapi disorentasi kehidupan

Jika gangguan mental dan perilaku sebagai akibat dari kegersangan ruhani ini ditanganin secara parsial. Maka banyak kasus terjadi salah dalam pengobatannya. Misalnya ada sesorang anak yang bicara dan pikirannya kacau, dapat melihat alam ghaib, dapat mendengar bisikan ghaib, perilakunya aneh, dan mengaku memiliki kekuatan hebat. Sepintas gangguan ini seperti gangguan dari jin dan makhluk ghaib lainnya. Dengan gejala seperti ini banyak keluarga yang merujuk anaknya ke dukun atau ahli spiritual. Padahal gangguan mental dan perilaku ini dapat dijelaskan secara medis merupakan bagaian dari gejala skizofrenia yang dimungkinkan akibat dari penggunaan Narkoba yang tentunya memerlukan treatmen yang holistik.

Semua gangguan mental perilaku masyarakat modern yang terjadi saat ini menjadi ancaman tetapi juga menjadi tantangan untuk berbagai praktisi kesehatan jiwa seperti para agamawan, psikiater, psikolog, konselor untuk saling membantu dan bekerjasama menguraikan masalah dan mengobatinya dengan konsep yang holistik terpadu dan tidak berjalan sendiri-sendiri

Jakarta, 13 Februari 2019

Editor : Mohamad Istihori

800 Total Views 9 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +