GANGGUAN KEPRIBADIAN

depression-388872_640Kepribadian seseorang dapat mengalami gangguan kepribadian apabila kepribadian tersebut tidak lentur (fleksibel) dan sulit untuk menysuaikan diri dengan lingkungan hidupnya, sehingga mengakibatkan hendaya atau kesulitan di dalam menjalankan fungsi sosial di rumah, sekolah, tempat kerja, dan masyarakat; ia akan mengalami penderitaan subyektif bagi dirinya.

Gangguan kepribadian (personality disorder) dibagi dalam 13 kategori sebagai berikut:

1) Gangguan Kepribadian Psikopatik (Psychopathic/Antisosial personality disorders) adalah pola gangguan kepribadian yang didominasi oleh ketidakpedulian dan pelanggaran terhadap tata tertib, norma, etika, dan hukum yang berlaku.

2) Gangguan Kepribadian Paranoid (Paranoid Personality Disorders) adalah pola kepribadian yang didominasi oleh ketidakpercayaan dan kecurigaan terhadap orang lain disertai rasa dengki.

3) Gangguan Kepribadian Paranoid (Schizoid personality Disorders) adalah pola kepribadian yang didominasi oleh pemisahan diri dari pergaulan sosial dan menyempitnya ekspresi emosional (dingin).

4) Gangguan Kepribadian Skizotipal  (schizotypal personality Disorders) adalah pola kepribadian yang didominasi oleh rasa tidaknyaman dalam hubungan dengan orang lain, penyimpangan pola pikir (cognitive), atau persepsi dan perilaku yang eksentrik (aneh).

5) Gangguan Kepribadian Ambang (Borderline Personality Disorders) adalah pola kepribadian yang didominasi oleh ketidakstabilan dalam hubungan pergaulan sosial, citra diri (self image), alam perasaan (affects), dan tindakan yang tiada terduga serta menyolok (marked impulsivity).

6) Gangguan Kepribadian Histerik (Histrionic Personality Disorders) adalah pola kepribadian yang didominasi oleh emosi yang berlebihan dan mencari perhatian.

7) Gangguan kepribadian Narsisitik (Narcissistic personality Disorders) adalah pola kepribadian yang didominasi oleh perasaan dirinya hebat, senang dipuji dan dikagumi serta tidak ada rasa empati (tidak punya perasaan).

8) Gangguan Kepribadian menghindar (Avoidant Personality Disorders) adalah pola kepribadian yang didominasi oleh hambatan sosial, perasaan tidak percaya diri, dan sangat sensitif terhadap hal-hal negatif.

9) Gangguan Kepribadian Astenik (Dependent Personality Disdorders) adalah pola kepribadian yang didominasi oleh ketidakmampuan untuk berdiri sendiri, ketergantungan terhadap orang lain, dan keinginan untuk selalu dilayani.

10) Gangguan Kepribadian Anakastik (Obsessive Compulsive Personality Disorders) adalah pola kepribadian yang didominasi oleh pikiran yang terpaku (preoccupation) terhadap kebiasaan sehari-hari, kontrol diri yang kuat, dan serba ingin sempurna (perfectionism).

11) Gangguan Kepribadian Siklotimik (Affective Personality Disorders) adalah pola kepribadian yang didominasi gangguan alam perasaan (affective) yang ditandai oleh gejala gembira berlebihan dan sedih berlebihan.

12) Gangguan Kepribadian Eksplosif (Explosive Personality Disorders) adalah pola kepribadian yang didominasi oleh hilangnya pengendalian emosi (agresif) yang mengakibatkan tindakan kekerasan dan kerusakan harta benda.

13) Gangguan Kepribadian Pasif-Agresif (Passive Aggressive Personality Disorders) adalah pola kepribadian yang didominasi oleh perilaku yang tidak wajar terhadap pekerjaan maupun pergaulan sosial, misalnya berlambat-lambat, mengulur waktu dengan alasan “lupa”.

1713 Total Views 2 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +