Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +

Love our website? Signup to our list to keep current on the awesome stuff we’re doing.

Delegasi Koperasi Madani Mandiri Mengikuti Diklat Angkatan I Tahun 2019

madanionline(dot)org – Mendengar istilah koperasi tentu bukan hal baru. Saya (penulis) mengetahui koperasi semenjak sekolah, termasuk siapa Bapak Koperasi Indonesia. Semangat gotong royong, kekeluargaan, dan mensejahterakan anggota menjadi poin penting yang masih saya ingat sampai saat ini.

Sejarah dan filosofi koperasi ternyata memiliki perjalanan panjang. Koperasi tidak hanya di Indonesia saja. Beberapa negara di Eropa seperti Belanda dan Inggris. Termasuk di Amerika dan Jepang telah berhasil mengelola kekuatan koperasi dan menjadi pondasi kekuatan negara. Di negara-negara maju tersebut tata kelola koperasi dibangun secara profesional dan sistematis sehingga mampu mengungguli perusahaan-perusahaan non koperasi.

Kesetiaan dan kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama dalam menjalankan semua usaha dan unit bisnisnya atau mengelola kebutuhan secara bersama memiliki  dampak yang luar biasa dan unggul untuk mempertahankan laju perekonomian kekeluargaan dan gotong royong yang menjadi azas koperasi itu sendiri.

Koperasi hadir sebagai sebuah perlawanan bersama menyikapi sistem kapitalis yang  lebih menguntungkan orang-orang dengan modal besar dan monopoli dagang. Koperasi merupakan pilihan terbaik untuk memberikan kesejahteraan para anggotanya.

Amanah Undang-Undang No. 25 tahun 1992 tentang perkoperasian menyebutkan bahwa koperasi sebagai badan usaha gerakan ekonomi rakyat. Makna yang terkandung di dalamnya bahwa koperasi membawa misi kepentingan rakyat dan sebagai instrumen dalam ekonomi kerakyatan.

Koperasi Madani Mandiri adalah salah satu peserta dalam kegiatan pendidikan dan  pelatihan angkatan I tahun 2019 yang dilaksanakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Koperasi UKM serta perdagangan Provinsi DKI Jakarta.

Kang Jami dan Kang Iqbal hadir mewakili Madani. Melalui Diklat ini diharapkan SDM dan pengurus mendapatkan knowledge yang mumpuni untuk membangun dan mengelola Koperasi Madani Mandiri yang lebih baik lagi.

Kegiatan ini berlangsung selama empat hari. Mulai 12 – 15 Maret 2019. Bertempat di Pusdiklat Koperasi, UKM, serta Perdagangan Lenteng Agung. Kegiatan ini diisi oleh  para narasumber yang sudah berpengalaman dan handal serta berkemampuan akademis. Praktisi juga peneliti dari Indonesia Cooperative Research and deveploment Institute (ICRDI) ikut hadir dalam diklat kali ini.

Semangat berkoperasi tentu harus terus dicetarmembahanakan. Kekuatan bersama dalam ikatan ketersediaan ekonomi secara bersama harus menjadi pondasi yang kuat untuk kesejahteraan anggota.

Beberapa faktor yang harus mulai dibenahi atau disiapkan untuk koperasi yang berdaya saing dan maju antara lain : SDM, leadership, sistem, keuangan, IT, nilai tambah dan bu pemasaran, kelembagaan usaha dan kemudahan , kepastian dan perlindungan usaha.

Insya Allah, Koperasi membuat kita sejahtera dan menggembirakan.

Penulis : Kang Jami
Editor : Mohamad Istihori

270 Total Views 3 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +