Cipratan Nikmat Dunia dan Limpahan Nikmat Surga

(Catatan 3, Madani Outbond, Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, 23-25 November 2017)

madanionline.org – URizal memberikan penjelasan bahwa dalam Madani Outbond ini juga dapat melatih dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan para pesertanya. “Karena kita semua adalah pemimpin. Baik pemimpin di sekolah, kampus, kantor, dan terutama kita semua adalah pemimpin atas diri kita masing-masing,” kata URizal.

Sambutan berikutnya dari Ketua Yayasan Madani Mental Health Care (MMHC), Darmawan, SAg. Beliau menyampaikan bahwa villa yang digunakan saat ini pada beberapa tahun yang lalu belum apa-apa. Namun, sungguh luar biasa kini sudah berdiri dengan megah dan indah.

(Foto 8 : UsDar Sedang Memberikan Sambutan)

“Hal ini memberikan pelajaran yang amat berharga bahwa pembangunan sebuah gedung harus terus berjalan dan senantiasa bersemangat sehingga tidak berhenti pada sebuah tahap. Selain itu, saat dalam perjalanan menuju Pulau Pramuka ini mungkin ada di antara kita yang mukanya terciprat air laut.

Itulah gambaran nikmat Allah di dunia. Sedangkan nikmat Allah yang di akhirat ibarat samudera yang luas. Dari analogi ini kita dapat bayangkan betapa dahsyatnya nikmat yang Allah persiapkan bagi orang-orang beriman kelak di surga.

Kegembiraan UsDar (demikian beliau biasa disapa) bertambah karena ia juga melihat tiga orang peserta yang juga merupakan peserta Outbond Madani di Gunung Papandayan, Garut yang digelar pada 22-24 Agustus 2017.

“Ikutilah semua program pada Madani Outbond Pulau Seribu kali ini insya Allah akan banyak manfaatnya. Outbond kali ini memiliki program baru yaitu program berbagi buku yang akan kita berikan kepada perpustakaan setempat,” ujar UsDar.

Madani Outbond dibuka secara resmi oleh UJams (Ust. Jami) melalui pembacaan kalimat basmalah bersama dan dengan kode tiga kali ketukan mix. Selanjutnya, pengarahan dari Ust. Yanto sebagai Divisi Konsumsi yang menjelaskan kepada para peserta mengenai beberapa aturan untuk menikmati kopi, susu, dan beberapa minuman instan lainnya.

(Foto 9 : UJams Membuka Outbond Madani Pulau Seribu)

“Panitia nanti akan memberikan gelas dan sendok kepada setiap peserta. Jagalah baik-baik gelas dan sendok tersebut. Segera cuci setelah digunakan dan letakkan di kamar masing-masing sehingga hal ini akan mengurangi sampah yang mungkin ditimbulkan jika kita tidak memiliki gelas dan sendok sendiri-sendiri,” kata Uye (sapaan Ust. Yanto).

(Foto 10 : UYe Sebagai Divisi Konsumsi)

UYe juga menjelaskan ketika waktu makan tiba ambillah lauk satu atau secukupnya saja. Ingat teman-teman kita yang lain juga membutuhkan makanan tersebut. Hal yang demikian dapat menumbuhkan kebersamaan dan semangat kekeluargaan kita semua.

(Mohamad Istihori)

120 Total Views 9 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +