Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +

Love our website? Signup to our list to keep current on the awesome stuff we’re doing.

Madani Berbagi Bahagia

Madani Berbagi Bahagia

madanionline(dot)org – Alhamdulillah pada 19 Mei 2020 atau 26 Ramadhan 1441 H di fase yang ke-3 di bulan suci Ramadhan, Madani Mental Health Care mengadakan santunan untuk anak yatim dan lansia di Desa Sipak, Jasinga, Kabupaten Bogor bertempat di PAUD Asy-Syifa.

Dalam kondisi wabah pandemi Covid-19 saat ini, Madani masih bisa memberikan kebahagiaan kepada yang membutuhkan. Semoga kita terhindar dari wabah Covid-19.

Acara ini bisa berjalan dengan lancar, sukses, dan tanpa kendala apapun. Kegiatan ini tidak akan sukses tanpa bantuan dari para donatur yang telah memberikan bantuan baik materi, tenaga, pikiran, dan finansial. Semoga apa yang telah diberikan, Allah balas dengan pahala yang sesuai dengan apa yang sudah dilakukan.

Adapun kegiatan yang kita laksanakan dimulai dari pukul 13:00 – 15:00 WIB. Acara diawali oleh Ibu Sity Masitoh selaku MC. MC pun langsung membuka acara. Kemudian acara yang kedua adalah pembacaan Kalam Suci Illahi yang disampaikan oleh Ust. Iqbal dengan membaca surat Adh Dhuha.

Acara ketiga adalah sambutan yang disampaikan oleh Pembina Madani, Ust. Darmawan S. Ag. Dengan subtansi sambutan yang menyampaikan harapan semoga Madani semakin maju dan berkembang. Selengkapnya…

Kami Terus Berupaya

Kami Terus Berupaya

madanionline(dot)org – Buat kami usia 20 tahun tentu usia yang masih muda dan masih banyak hal yang bisa kami lakukan. Kami bisa terus berkembang, lebih banyak memberikan kebermanfaatan yang lebih luas buat yang lain. Target demi target terus kami lakukan, rencana demi rencana terus kami susun untuk mencapainya. Tantangan, halangan, dan kendala kami sadari akan selalu ada baik dari dalam ataupun dari luar.

Loyalitas dan profesional dalam melakukan tugas tentu harus kami tunjukan. Peningkatan kemampuan dalam bekerja dan evaluasi berkala kami lakukan untuk mencapai target yang diharapkan. Untuk meningkatkan kinerja dan tercapainya hasil yang diharapkan kami menyadari, tentunya harus ada keselarasan antara semua komponen yang ada. Sistem penilaian kinerja harus ada dan tentunya disesuaikan dengan budaya, iklim, dan nilai-nilai budaya di Madani.

Kami menyadari dalam penilaian kinerja tentunya dilakukan bukan hanya dari seorang atasan yang dilakukan untuk mengetahui kinerja karyawannya satu demi satu, tetapi bisa dengan meminta bantuan kepada rekan kerja yang lain baik bawahan maupun orang lain yang terlibat secara langsung dalam pekerjaan, begitupun dalam menilai atasan.

Sebuah kegiatan kami lakukan dalam mewujudkan ini, kegiatan yang kami namakan 360 derajat ini diagendakan pada Sabtu-Ahad, 29 Februari hingga 1 Maret 2020. Kami laksanakan di Villa Merah, Cijeruk, Bogor. Sebuah kegiatan yang ditujukan sebagai wadah bagi penilaian kinerja dari kami yang melibatkan banyak pihak mulai dari atasan, rekan kerja, bawahan, dan pihak lain yang dilibatkan. Selain sebagai wadah bagi penilaian tentunya kegiatan ini sebagai peningkatan buat kami baik kelimuan, kemampuan, juga semangat dalam menjalankan aktivitas di Madani tentang apa dan bagaimana yang harus kita lakukan demi mencapai sebuah tujuan.

Acara yang dikemas dengan berbagai kegiatan di antaranya games yang menggambarkan bagaimana kerja sama, komunikasi, tanggung jawab, dan hal-hal lain yang mampu mengumpulkan informasi di area mana sudah menunjukkan hasil yang baik dan di area mana yang masih harus melakukan perbaikan dan peningkatan.

Dengan adanya kegiatan ini tentunya merupakan bagian dari usaha kami, bahwa kami ada dan terus berusaha agar ke depan semakin lebih baik dan terus meningkatkan hal-hal yang bisa kami tingkatkan dan kembangkan. Selain itu, kegiatan ini tentunya mengingatkan bahwa kami punya misi yang harus dicapai dan KAMI TERUS BERUPAYA mencapainya.

Penulis : Ust. Harid Isnaeni
Editor : Mohamad Istihori

Evaluasi Kinerja Madani Lewat Metode Games dan Evaluasi Psikologis

Evaluasi Kinerja Madani Lewat Metode Games dan Evaluasi Psikologis

madanionline(dot)org – Dalam upaya mewujudkan visi lembaga, Yayasan Pusat Rehabilitasi Mental Madani mengadakan penguatan ke-SDM-an dalam acara bertajuk, “360° Evaluasi Kinerja” pada Sabtu dan Ahad, 29 Februari hingga 1 Maret 2020 yang bertempat di Villa Merah Cijeruk, Bogor.

Acara “360° Evaluasi Kinerja” ini merupakan suatu metode evaluasi dengan menggabungkan feedback yang diberikan dari karyawan, rekan sesama, atasan, dan bawahan dengan teknik pelaksanaannya menggabungkan metode Games dan Evaluasi Psikologis.

Di hari pertama acara dibuka pada pukul 17.00 WIB hingga shalat Maghrib berjamaah dilanjutkan dengan makan bersama dan shalat Isya.

Pada pukul 20.00 WIB acara dilanjutkan dengan berbagai games Asessment yang berjalan dengan penuh keceriaan. Acara ini dipandu oleh Kang Igun yang merupakan seorang Instruktur Outbond Internasional.

Suasana semakin mencair dan penuh kehangatan. Masuk pada sesi kedua materi pengauatan KEMADANIAN yang disampaikan oleh Ust. Darmawan yang menyampaikan bahwa seiring perjalanan Madani dari awal hingga usia ke-20 Tahun.

Madani harus lebih maju dan dapat mewujudkan visi-misinya. Dan, tentunya dibutuhkan kekuatan SDM yang berkualitas, kreatif, dan profesional. Sesi malam pukul 01.00 WIB diakhiri dengan muhasabah yang dipimpin langsung oleh Kang Igun.

Pada hari kedua setelah shalat Subuh berjamaah dilanjutkan oleh Psikolog Ibu Sri Nurliana Padang yang menyampaikan hasil asessment dan dilanjutkan dengan evaluasi kinerja.

Pada pukul 10.00 WIB diakhiri dengan Games Kelompok untuk melihat berbagai aspek dalam meningkatkan kekuatan Tim. Dan, pada pukul 12.00 WIB resmi acara 360° ditutup oleh Ust. Ginanjar Maulana yang diakhiri dengan mushofahah (saling bersalaman).

Penulis : Ust. Samsuludin
Editor : Mohamad Istihori

Mengintip Keseruan Program Kemandirian Santri di Madani 2

Mengintip Keseruan Program Kemandirian Santri di Madani 2

madanionline(dot)org –  Sebanyak 15 santri, tiga konselor, dan lima OJT ikut serta dalam program kemandirian santri Madani 2020. Agenda yang digelar di Desa Jasinga, Bogor, Jawa Barat ini dilaksanakan mulai Senin-Rabu, 17 sampai dengan 19 Februari 2020. Para santri mendapat berbagai program yang penuh dengan makna dan keseruan selama mengikuti agenda ini.

Pada hari pertama (Senin, 17 Februari 2020), para peserta berangkat dari Jakarta pada pukul 10.00 WIB. Ketiga konselor yang kali ini mendapatkan jadwal mendampingi para peserta adalah Ust. Yuki, Ust. Samsul, dan Ust. Hasan.

Sesampai di lokasi acara dibuka dengan sosialisasi program kemandirian oleh Ust. Yuki dan Ust. Samsul. Selain itu, dibentuk juga kelompok piket dan kelompok program menjadi tiga kelompok.

Program diskusi digelar usai pelaksanaan sholat Maghrib berjamaah. Temanya adalah “Bertasbih bersama semesta di alam, diri, dan pemulihan.” Sedangkan diskusi yang digelar setelah sholat Shubuh berjamaah bertema, “Memuji Allah di alam, diri, dan Al Quran.”

Pada hari kedua (Selasa, 18 Februari 2020), kegiatan dari pagi hingga sore difokuskan pada kegiatan bersama berupa mandi bersama di pemandian air panas. Acara tersebut dimulai pada pukul 09.00 – 14.00 WIB. Ada juga Fun Game di pukul 16.00 – 17.00 WIB.

Usai pelaksanaan sholat Magrib berjamaah digelar kembali diskusi dengan tema, “Menyadari bahwa Tidak Ada Tuhan di Alam dan Diri selain Allah Yang Maha Besar”. Sedangkan tema diskusi pada Shubuh hari adalah, “Semua dari Allah akan Kembali Kepada-Nya Kejadian Baik atau Buruk di Alam dan Diri”.

Pada hari ketiga (Rabu, 19 Februari 2020) dilaksanakan kegiatan jelajah alam ke Curug Cigamea di Desa Cibatok, Pamijahan, Bogor. Acara dimulai pada pukul 09.00 hingga 14.00 WIB.

Perjalanan dari lokasi parkir ke Air Terjun Cigamea sekitar 300 meter. Sebelum berangkat, para peserta melaksanakan makan siang dan dilanjutkan dengan pelaksanaan jama qoshor taqdim (menggabung dan meringkas pada waktu awal) sholat Ashar dan Dzuhur sehingga Dzhuhur menjadi dua rokaat digabung dengan Ashar menjadi dua rokaat yang pelaksanaannya dilakukan di waktu Dzhuhur.

Alhamdulillah semua santri bisa ikut ke air terjun. Mereka semua merasa senang hingga saat pulang sudah tiba. Tepat pukul 09.00 WIB kami berangkat dari Jasinga dan sampai di Madani (Jakarta) pada pukul 17.00 WIB.

Penulis : Ust. Yuki Andi Arfan
Editor : Mohamad Istihori

Tampung Aspirasi Warga, H. Nasdiyanto Anggota DPRD Jakarta Gelar Reses

Tampung Aspirasi Warga, H. Nasdiyanto Anggota DPRD Jakarta Gelar Reses

madanionline(dot)org – H. Nasdiyanto adalah salah satu Anggota DPRD Jakarta dari PKS Komisi C. Nasdiyanto menggelar reses di Pendopo Madani pada Senin, 17 Februari 2020.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh DPRA Dewan Pimpinan Ranting PKS Cipinang Besar Selatan (CBS).

Acara ini bertujuan untuk menyerap aspirasi warga setempat pada masa reses pertama tahun 2020. Acara dimulai pukul 16.00 sampai 18.00 WIB dan dihadiri oleh para peserta sejumlah lebih dari 100 orang.

Beberapa komponen dari peserta yang hadir terdiri dari masyarakat RW. 04, H. Tohir Rohili (Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Setempat), Bapak Tamsil (Ketua LMK), Pimpinan Majlis Ta`lim, Kepala Posyandu, Para Ibu PKK, dan Para Kader maupun Simpatisan PKS.

MC memulai acara dengan pembukaan yang ia bawakan. Setelah itu, Ustadzah Dedeh melantunkan pembacaan Kalam Illahi. Para hadirin serentak berdiri begitu MC menyampaikan bahwa sebentar lagi akan dikumandangkan lagu “Indonesia Raya”.

Para hadirin kembali duduk. Acara berlanjut dengan penyampain sambutan dari Rudy Kartono (Ketua DPRD PKS CBS), Ust. Darmawan (Yayasan Madani Center), dan Nasdiyanto.

Acara berlanjut pada sesi tanya-jawab. Sesi yang satu ini berjalan dengan cukup seru dan menarik. Di dalamnya penuh dengan usul, saran, dan PTSL (sertifikat tanah yang belum selesai). Usai acara diakhiri dengan penutup.

Penulis : Ust. Jami HW.
Editor : Mohamad Istihori

Menguatkan Potensi Diri untuk Pengembangan Madani

Menguatkan Potensi Diri untuk Pengembangan Madani

(Reportase RAT Madani 28-29 Januari 2020)

madanionline(dot)org – Rapat Awal Tahun (RAT) Madani Mental Health Care (MMHC) 2020 dilaksanakan pada Selasa-Rabu, 28-29 Januari 2020. Pembukaan pertama dimulai dengan membacakan shalawat Tibbil Qulub bersama. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Yayasan MMHC Ust. Ginanjar Maulana yang menekankan capain kinerja tahun 2019.

UGyn juga menyampaikan mengenai pentingnya merencanakan program yang lebih baik di 2020. Selanjutnya, sambutan dari Pembina Yayasan MMHC, Ust. Darmawan dengan berbagai kritikan dan sarannya untuk kemajuan Madani ke depan. Acara lalu diakhiri dengan pembukaan secara resmi RAT 2020 dengan tema, “Menguatkan Potensi Diri untuk Pengembangan Madani”.

Acara selanjutnya adalah pemilihan ketua dan wakil ketua sidang secara aklamasi. Ust. Ade Cecep Hidayat dan Bro Indra Wirasetya pun terpilih sebagai ketua dan wakil ketua pada RAT Madani 2020 kali ini.

Sidang pertama pada hari pertama membahas Tata Tertib (Tatib) Sidang, Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dari setiap Deputi yaitu Deputi Rehabilitasi, Deputi Keuangan, Deputi Ekonomi dan Deputi Kesekretariatan.

Pada hari kedua masih ada pembahasan LPJ Deputi Kesekretariatan dan dilanjutkan dengan sidang pembahasan Struktural Kelembagaan. Dilanjutkan dengan sidang Divisi Pengembangan dan Marketing serta Divisi Rehabilitasi.

Pada pukul 19.00 WIB dilakukan pemaparan hasil sidang divisi yang menekankan pentingnya menuntaskan target-target yang belum tercapai di 2019 tentang marketing, pendirian klinik, dan penyempurnaan perangkat rehabilitasi.

Acara selesai dengan diakhiri doa oleh Ust. Faizal. Lewat doa tersebut seluruh peserta RAT mengharapkan kehadiran dan pertolongan dari Allah dalam usaha dan doa.

Penulis : Ust. Samsul
Editor : Mohamad Istihori

Keseruan Outbond Puskesmas Kota Bekasi bersama Madani Training Centre

Keseruan Outbond Puskesmas Kota Bekasi bersama Madani Training Centre

madanionline(dot)org – Kegiatan luar ruangan atau outdoor activities sangat diperlukan dalam sebuah instansi pemerintahan atau swasta. Hal tersebut sangat berguna dan bermanfaat untuk melepas penat dan menciptakan social bounding antarkaryawan dan atasan. Bentuk kegiatan luar ini dapat dilakukan dengan berbagai cara dan yang terpenting tidak membebankan karyawan. Baik biaya maupun waktu.

Madani memiliki wadah bernama MTC (Madani Training Centre) yang dapat membentuk, menyiapkan, dan memfasilitasi kegiatan tersebut menjadi lebih luar biasa. MTC memberikan pelayanan outbound dengan menyisipkan nilai-nilai motivasi di setiap kegiatan yang dihadlenya.

Memberikan keseruan dalam rafting (arum jeram) dan memberi pendampingan yang luar biasa saat pendakian gunung. MTC juga memiliki pembicara dan motivator yang hebat, bahkan MTC dipercaya oleh Kementrian Industri dan Tenaga Kerja untuk memberikan motivasi kepada korban bencana di Palu Sulawesi Tengah.

MTC sudah dipercaya untuk menjalankan acara-acara tersebut di banyak instansi negara maupun swasta, seperti di SRENUM TNI, Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Yayasan Pendidikan Pusaka Nusantara, Kimia Farma apotik se-Bekasi, Sekolah-Sekolah Dasar di Jakarta Timur, dan berbagai instansi lainnya.

Sejak 2014, MTC sudah dipercayakan menjadi mitra untuk puskesmas se-Kota Bekasi untuk menjalankan kegiatan outdoor. Baik di dalam atau di luar negeri. Dalam waktu dekat ini pun kembali Dinas Kesehatan Kota Bekasi meminta MTC untuk mendampingi kegiatan Glamping di daerah Cidahu Sukabumi.

Semoga kemitraan ini terus bisa dijalin dan MTC bisa bermitra dengan instansi lain dan selalu profesional.

Salam Hebat.

Penulis : Bro Yudho (Direktur MTC)
Editor : Mohamad Istihori

Program Tes VCT untuk Pencegahan Virus HIV

Program Tes VCT untuk Pencegahan Virus HIV

madanionline(dot)org – VCT adalah Voluntary Counselling and Testing. Diartikan sebagai konseling dan tes HIV sukarela (KTS). Layanan ini bertujuan untuk membantu pencegahan, perawatan, serta pengobatan bagi individu yang terpapar virus HIV/AIDS.

VCT bisa dilakukan di puskesmas, rumah sakit, maupun klinik penyedia layanan VCT. HIV/AIDS masih menjadi persoalan kesehatan global yang signifikan, terutama di negara-negara berkembang. Adanya VCT sangat berperan dalam mencegah penyebaran virus tersebut.

Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) telah meluncurkan panduan VCT yang berguna dalam mendeteksi dan menangani HIV secara global. Pedoman tersebut kemudian diterapkan di berbagai negara, khususnya negara berkembang.

Pada prinsipnya VCT bersifat rahasia dan dilakukan secara sukarela. Artinya, hanya dilakukan atas inisiatif dan persetujuan seseorang yang datang pada penyedia layanan VCT untuk diperiksa. Hasil pemeriksaan pun terjaga kerahasiaannya.

Tes VCT selalu dilakukan di Yayasan Pusat Rehabilitas Madani Mental Health Care, dilakukan hanya pada santri-santri dengan Diagnosa Naza, karena dengan pemakaian dan perilaku yang menyimpang selalu terjadi pada pasien-pasien NAZA.

Madani selalu rutin melakukan tes VCT selama masa program, biasanya dilakukan pada santri yang sudah menjalani tiga bulan masa rehabilitasi atau sedang menjalani masa rehabilitasi. Dilakukan dengan sukarelawan dan persetujuan antara pasien dan keluarga klien. Karena tes VCT merupakan program dari Madani.

Madani melakukan tes VCT untuk mencegah penyebaran virus pada klien-klien yang terindikasi terkena HIV pada klien dengan diagnosa NAZA.

Penulis : Andriyan Lutfi Arif. S. Kep
Editor : Mohamad Istihori

Meningkatkan Efektivitas Panti Rehabilitasi Narkoba di Indonesia

Meningkatkan Efektivitas Panti Rehabilitasi Narkoba di Indonesia

madanionline(dot)org – Kegiatan Uji Publik Hasil Penelitian PUSLITDATIN (Pusat Penelitian, Data, dan Informasi) BNN (Badan Narkotika Nasional) digelar pada 05 Desember 2019 di Hotel Kartika Chandra bekerjasama dengan LIPI memaparkan antara lain hasil survei 2018 di 13 ibukota provinsi.

Pertama, angka prevalensi penyalahguna narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa dalam satu tahun terakhir adalah 3,2% (2,297,492 orang) dan pekerja 2,1% ( 1.514.037 orang).

Kedua, lima jenis narkoba terbanyak dikonsumsi satu tahun terakhir : Ganja (65%), Shabu (38%), Ekstasi (18,7%), pil koplo (14,6%), dan dextro (6,4%).

Madani sebagai salah satu dari lima lembaga masyarakat yang diundang dalam kegiatan ini menyampaikan pandangannya dalam sesi tanya-jawab tentang perlunya peningkatan efektivitas tempat rehabilitasi masyarakat.

Selain itu, Panti Rehabilitasi narkoba Madani Mental Health Care mengharapkan agar BNN mampu mengatur para “mafia” rehabilitasi yang memeras dan memanfaatkan klien atau anggaran untuk kepentingan pribadi.

Berikut adalah kesimpulan lengkapnya:

  1. Angka prevalensi pengguna narkoba setahun terakhir sebesar 1,8%.
  2. Lima provinsi penyalahguna narkoba tertinggi: Sumatera Utara, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Sulawesi Tengah, dan DI Yogyakarta.
  3. Kebiasaan merokok, nongkrong malam, dan bermain game merupakan perilaku paling berisiko terhadap penyalahgunaan narkoba.
  4. Angka penyalahgunaan narkoba laki-laki lebih besar daripada perempuan.
  5. Kelompok responden penyahguna yang terbesar berasal dari kelompok yang bekerja dan yang menganggur.
  6. Usia pertama kali menggunakan narkoba berkisar 17-19 tahun.
  7. Pengguna narkoba terbanyak berada di usia produktif (35-44) tahun.
  8. Lima jenis narkoba yang paling banyak dikonsumsi selama satu tahun terakhir yaitu: ganja, shabu, pil koplo, dan dextro.
  9. Hubungan pertemanan menjadi sumber utama perolehan narkoba.
  10. Alasan pertama kali memakai narkoba terutama karena coba-coba dan ajakan atau bujukan teman.
  11. Ceramah/penyuluhan dianggap cara paling tepat dalam penyampaian bahaya narkoba.
  12. Televisi dan media sosial merupakan media yang dianggap paling tepat dalam penyampaian bahaya narkoba.
  13. Rehabilitasi merupakan cara utama yang dianggap paling tepat dalam penanganan penyalahguna narkoba.

Dalam rundown acara, kegiatan dimulai pukul 08.30 sampai 14.00 WIB.

Penulis : Ginanjar Maulana
Editor : Mohamad Istihori

Belajar Bersama Keutamaan Sholat Dhuha di Madani

Belajar Bersama Keutamaan Sholat Dhuha di Madani

Madanionline(dot)org – Pagi ini, Kamis, 5 Desember 2019 sebanyak 11 santri (pasien) di Panti Rehabilitasi Narkoba Madani Mental Health Care (MMHC) mengadakan sholat sunnah Dhuha dan Tobat secara berjama’ah mulai pukul 09:00 WIB sampai selesai.

Sehabis sholat, para santri

Madani mendapatkan ilmu tentang keutamaan sholat sunnah Dhuha dan Tobat. Di pagi hari ini keutamaan sholat sunnah Dhuha menjadi tema utama.

Hikmah melaksanakan Sholat Dhuha. Antara lain, setiap tulang sendi menjelang pagi itu memerlukan sedekah, maka untuk itu tasbih itu sedekah, tahmid itu sedekah, setiap tahlil itu sedekah, dan setiap takbir itu adalah sedekah maka semua perbuatan itu sama halnya dengan dua roka’at sholat Dhuha.

Diceritakan di sebuah hadist  Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam datang ke Madinah, ketika itu aku pun datang ke Madinah. Maka aku pun menemui beliau, lalu aku berkata, “Wahai Rasulullah, ajarkan aku tentang shalat”.

Beliau bersabda, “Kerjakanlah shalat Shubuh. Kemudian janganlah shalat ketika matahari sedang terbit sampai ia meninggi. Karena ia sedang terbit di antara dua tanduk setan. Dan ketika itulah orang-orang kafir sujud kepada matahari. Setelah ia meninggi, baru shalatlah. Karena shalat ketika itu dihadiri dan disaksikan (Malaikat), sampai bayangan tombak mengecil”.
(HR. Muslim)

Jadi sebagai penutup dan inti dari sholat Dhuha ini ialah kerjakanlah sholat Dhuha. Insya Allah akan jadi kunci rezeki sepanjang hari.

Penulis : Rudi Pardomuan Dongoran
Editor : Mohamad Istihori

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +