Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +

Love our website? Signup to our list to keep current on the awesome stuff we’re doing.

Madani Tebar Kurban Hingga Desa Jasinga

Madani Tebar Kurban Hingga Desa Jasinga

Madanionline(dot)org – Yayasan Madani Mental Health Care menyampaikan amanah kurban ke masyarakat sekitar Madani di Jakarta pada 11 Agustus 2019 dan ke Desa Sipak, Jasinga, Bogor pada 12 Agustus 2019.

Ust. Nurhasanuddin sebagai ketua panitia kurban Madani, menyampaikan hewan kurban yang didistribusikan ke Desa Sipak, Jasinga, Bogor berupa empat ekor sapi dan tiga ekor domba.

“Madani menyebarkan paket hewan kurban sebanyak 1.100 paket ke delapan desa. Pada Idul Adha tahun ini, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, sasaran penyebaran paket daging kurban adalah anak yatim, janda, dhu`afa, fakir, dan miskin,” ujar Ust. Hasan dalam pesan singkatnya melalui WA pada 13 Agustus 2019.

Dia menyampaikan sebelum acara penyembelihan hewan kurban Desa Sipak, Jasinga, Bogor memiliki tradisi dengan menyelenggarakan selamatan (ngariung) yang dihadiri oleh para kiai, sesepuh, dan para ustadz yang berada di sekitar Desa Sipak, Jasinga Bogor.

“Sejak pagi acara ngariung sudah dimulai. Sehingga pada pukul 07.00 WIB acara penyembelihan hewan kurban pun sudah bisa diselenggarakan. Ada 50 orang warga desa yang turut membantu panitia kali ini. Pembagian paket daging kurban dimulai pada pukul 13.00 s/d 15.00 WIB,” ujarnya sambil menyudahi pesan yang ia sampaikan. (Istihori)

Mengasah Kemandirian Santri Madani Melalui Psikoterapi

Mengasah Kemandirian Santri Madani Melalui Psikoterapi

madanionline(dot)org – Panti Rehabilitasi Madani Mental Health Care (MMHC) kembali menggelar agenda kemandirian santri di Madani 2, pada 2 s/d 7 September 2019 di Desa Jasinga, Bogor.

Beragam kegiatan diberikan. Di dalam setiap kegiatan senantiasa dimasukkan beragam unsur terapi.

Kegiatan seperti Motivasi dan Games Terapi, BBQ, Wisata Sungai dan Jelajah Alam Pedesaan, Berkebun, serta Berenang mengandung unsur terapi psikososial.

Sedangkan kegiatan semisal Renungan (Muhasabah) dan Tadabbur Alam mengandung unsur terapi psikospiritual.

Semua kegiatan tersebut dimaksudkan untuk melatih kemandirian, kekuatan mental, dan spiritual seluruh peserta melalui media alam. (Yuki & Istihori)

Membangunkan MaPress dari Tidur Panjang

Membangunkan MaPress dari Tidur Panjang

(Catatan Kecil Bukber Asatidz Madani pada Rabu, 30 Mei 2019)

#1

Di antara sekian banyak ujung tombak Madani, salah satunya adalah MaPress (Madani Press). Masalahnya sekarang MaPress ini sedang mengalami kevakuman dan tumpul dalam menghasilkan berbagai karya tulis yang diharapkan mampu menyebarkan nilai-nilai kebaikan melalui media online.

Masalah utama kevakuman dan ketumpulan MaPress adalah saya sendiri. Bukan orang lain. Bukan siapapun. Bukan pihak manapun. Namun, bagaimanapun saya tidak akan mampu bekerja sendiri untuk “membangunkan” kembali MaPress dari tidur panjangnya.

Saya hanya mengajak para pejuang Madani untuk kembali menghidupkan dan meningkatkan kembali menulis kita yang dulu pernah sangat membara dan menggebu-gebu. Semua kita lakukan demi kejayaan MaPress di masa yang akan datang.

#2

Sesi II Bukber Asatidz Madani dimulai dengan penyampaian berbagai sambutan. Ust. Darmawan (UsDar) menyampaikan dalam sambutannya bahwa menurunnya jumlah pasien saat ini harus disikapi dengan positif. Berkurangnya jumlah pasien merupakan peluang bertambahnya waktu luang untuk meningkatkan budaya membaca dan belajar.

Dalam sambutannya UsDar juga mengajak kepada seluruh pejuang Madani untuk menjadi “ulet bulu” yang mampu menghidupi pohon dan bukannya malah menjadi “ulet bulu” yang numpang hidup dari pohon tersebut.

#3

Sejalan dengan UsDar yang mengajak untuk memanfaatkan waktu luang dengan membaca dan belajar, Mbak Ana (Psikolog di Madani) juga menghimbau supaya seluruh pejuang Madani mampu untuk meningkatkan kualitas dengan cara belajar dan belajar.

#4

Dimas yang bertugas di Madani sebagai perawat sangat mengapresiasi suasana kekeluargaan yang sangat kental di Madani.

“Suasana kekeluargaan Madani-lah yang membuat saya sebagai orang baru menjadi lebih cepat beradaptasi dan merasa nyaman bekerja di Madani.”

*Mohamad Istihori, Kamis, 04 Juli 2019.

Belajar Puasa Sejak Dini di Sanlat Madani

Belajar Puasa Sejak Dini di Sanlat Madani

madanionline(dot)org – Yayasan Madani Mental Health Care (MMHC) memberikan sumbangsih terhadap masyarakat sekitar dengan diadakannya kegiatan Pesantren Ramadhan yang biasa disebut Sanlat. Sanlat Madani kali ini dilaksanakan sejak 14 – 17 Mei 2019. Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 14.00 – 16.00 WIB di area sekitar Madani.

Acara dibuka oleh salah satu Deputi Madani yakni Ust. Jami Hadi Wibowo. Beliau mengajak para peserta Sanlat agar membiasakan diri beribadah sejak dini terutama ibadah puasa.

“Adik-adik yang saya cintai, puasa adalah ibadah yang diwajibkan oleh Allah SWT. Adik-adik harus sudah mulai belajar berpuasa sejak dini, agar ketika dewasa nanti puasa kuat sampai Maghrib. Sekarang adik-adik nggak apa-apa kalau puasanya hanya setengah hari, namanya juga belajar, betul?” pungkas Ust. Jami HW.

Kegiatan Sanlat merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Yayasan MMHC. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan kecintaan generasi muslim terhadap Allah, agama-Nya, dan rosul-Nya.

Selain itu, juga agar bulan puasa ini di isi dengan kegiatan yang bermanfaat dan lebih mendidik. Ust Jami berharap bulan puasa yang penuh kemuliaan ini senantiasa diisi dengan kegiatan yang bermanfaat.

Penulis : Didik
Editor : Mohamad Istihori

 

Menyambut Ramadhan dengan Diawali Ngobras dan Diakhiri Mabras

Menyambut Ramadhan dengan Diawali Ngobras dan Diakhiri Mabras

madanionline(dot)org – Pada Jum`at, 3 Mei 2019, Madani Mental Health Care mengadakan acara bertajuk “Ngobras” (Ngobrol Santai) menyambut Ramadhan yang berlokasi di PAUD Asy Syifa, Jasinga, Bogor dengan tema “Jurus Jitu Mendidik Anak”.

Acara dimulai pukul 09.00 sampai dengan 11.00 WIB. Kegiatan dibuka oleh MC (Master of Ceremony). Dilanjutkan beberapa sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala Sekolah PAUD Asy Syifa, Ibu Ciah. Sambutan kedua disampaikan oleh Kabid. Pendidikan dan Dakwah Yayasan Madani Mental Health Care, Ust. Arrizal Firdaus.

Usai acara sambutan, kemudian berlanjut dengan acara penyerahan simbolis hewan qurban untuk para guru PAUD Asy Syifa. Acara inti “Ngobras” kali ini bersama Kang Harid Isnaini, M. Pd. Acara penutup dan doa menutup “Ngobras” secara formal.

Namun bukan berarti acara berakhir sampai di sini. Acara secara non formal dilanjutkan dengan “Mabras” (Makan Bersama).

Adapun tujuan diadakannya acara Ngobras antara lain, pertama menjalin silaturrahmi antara Madani, guru Paud, dan wali murid. Kedua membantu para orang tua dalam mengasuh dan mempersiapkan anak mereka menuju karpet merah keberhasilan.

Dan, ketiga memberikan pemahaman dan kesadaran kepada orang tua bahwasannya penting bagi anak dalam menuntut ilmu dan berprilaku sesuai akhlakul karimah (perilaku terpuji).

Jumlah peserta yang hadir ada sekitar 35 orang. Itu pun dihitung tanpa dengan muridnya. Alhamdulillah acara dari awal sampai akhir berjalan dengan lancar tanpa sedikit pun halangan. Para wali murid, guru, dan sebagian masyarakat merasa senang dengan adanya kegiatan seperti ini.

Penulis : Arrizal Firdaus
Editor : Mohamad Istihori

Muhasabah dan Penguatan Mental Menghadapi Ujian Sekolah

Muhasabah dan Penguatan Mental Menghadapi Ujian Sekolah

Madanionline(dot)org – Madani Training Motivation (MTM) kembali memberikan pembekalan kepada para murid. Kali ini pembekalan digelar di SDN 03 Cipinang Besar Selatan (CBS) Jakarta.

Acara bertajuk “Muhasabah dan Penguatan Mental Menghadapi Ujian Sekolah” tersebut diadakan pada Jum`at, 5 April 2019. Dimulai pada pukul 13.00 WIB. Ust. Darmawan (UsDar) membuka acara dengan mengajak seluruh peserta untuk melakukan doa bersama.

Acara kemudian dilanjutkan dengan memberikan motivasi. Kemampuan UsDar sebagai motivator handal membuat seluruh peserta sangat menikmati dan memahami setiap materi yang ia sampaikan.

Pembina Yayasan Madani Mental Health Care itu menutup acara dengan muhasabah diri. Kata demi kata yang UsDar sampaikan mampu menembus relung hati para peserta. Air mata pun berderai tak tertahankan.

UsDar kemudian mengarahkan para peserta untuk meminta maaf kepada para guru, orang tua, teman seperjuangan mereka masing-masing. Dengan bekal doa dan permohonan maaf dari tiga pihak inilah para peserta diharapkan terbuka pikirannya sehingga mampu semaksimal mungkin mengerjakan seluruh soal ujian dan mendapatkan nilai yang mereka harapkan.

Penulis : Muhammad Iqbal
Editor : Mohamad Istihori

Diklat Koperasi dari Awal Sampai Selesai

Diklat Koperasi dari Awal Sampai Selesai

madanionline(dot)org – Diklat (Pendidikan dan Pelatihan) Koperasi hari ini, Jum`at, 15 Maret 2019 memasuki hari terakhir. Alhamdulillah acara berjalan lancar dan tertib.

Diklat dimulai Selasa sampai Jum’at, 15 Maret 2019. Diklat hari terakhir banyak memberikan ilmu khususnya ilmu perkoperasian. Selama 4 hari itu 13 materi sudah tersampaikan dengan jelas dan lengkap secara detail. Mulai awal berdirinya koperasi sampai sekarang ini.

Di situlah saya menjadi tahu tentang tujuan didirikannya koperasi. Koperasi awalnya didirikan oleh Charles Howard di Rochdale, Manchester, Inggris. Hal ini karena ada revolusi industri dan banyaknya kapitalisme sehingga rakyat banyak yang tertindas.

Selain untuk meminimalisir kapitalis, koperasi juga memiliki peranan sistem yang sangat baik untuk dicontoh dan dikembangkan. Organisasi ini berasaskan gotong royong. Di Indonesia sendiri koperasi banyak memiliki istilah seperti gotong royong, gugur gunung, arisan, dan sinoman.

Koperasi sangat penting untuk membangun ekonomi yang lebih baik dengan sistem yang baik pula.

Penulis : Iqbal
Editor : Mohamad Istihori

Semakin Memahami Koperasi Lewat Simulasi

Semakin Memahami Koperasi Lewat Simulasi

madanionline(dot)org – Alhamdulillah hari kedua (Kamis, 14 Maret 2019) pelaksanaan PUSDIKLAT KOPERASI DAN UKM berjalan lancar.

Suasananya berbeda dengan hari pertama. Hari ini acara bukan hanya berisikan materi tapi ada juga simulasi. Simulasi itulah yang membuat saya lebih paham kepada pembentukan koperasi, rapat anggota, visi-misi koperasi, dan lain-lain.

Pada sesi simulasi inilah saya mendapatkan tugas khusus yaitu sebagai sekretaris. Melalui penugasan inilah kemudian saya menjadi semakin mengetahui berbagai tugas anggota koperasi.

Koperasi itu sebenarnya banyak manfaatnya. Koperasi berfungsi bukan hanya sekedar temapt simpan-pinjam tapi lebih tepatnya koperasi bisa untuk mensejahterakan rakyat. Koperasi juga dapat memberikan solusi dalam mencegah praktek riba dari rentenir yang kerap masuk ke dalam perkampungan.

Penulis : Iqbal
Editor : Mohamad Istihori

Delegasi Koperasi Madani Mandiri Mengikuti Diklat Angkatan I Tahun 2019

Delegasi Koperasi Madani Mandiri Mengikuti Diklat Angkatan I Tahun 2019

madanionline(dot)org – Mendengar istilah koperasi tentu bukan hal baru. Saya (penulis) mengetahui koperasi semenjak sekolah, termasuk siapa Bapak Koperasi Indonesia. Semangat gotong royong, kekeluargaan, dan mensejahterakan anggota menjadi poin penting yang masih saya ingat sampai saat ini.

Sejarah dan filosofi koperasi ternyata memiliki perjalanan panjang. Koperasi tidak hanya di Indonesia saja. Beberapa negara di Eropa seperti Belanda dan Inggris. Termasuk di Amerika dan Jepang telah berhasil mengelola kekuatan koperasi dan menjadi pondasi kekuatan negara. Di negara-negara maju tersebut tata kelola koperasi dibangun secara profesional dan sistematis sehingga mampu mengungguli perusahaan-perusahaan non koperasi.

Kesetiaan dan kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama dalam menjalankan semua usaha dan unit bisnisnya atau mengelola kebutuhan secara bersama memiliki  dampak yang luar biasa dan unggul untuk mempertahankan laju perekonomian kekeluargaan dan gotong royong yang menjadi azas koperasi itu sendiri.

Koperasi hadir sebagai sebuah perlawanan bersama menyikapi sistem kapitalis yang  lebih menguntungkan orang-orang dengan modal besar dan monopoli dagang. Koperasi merupakan pilihan terbaik untuk memberikan kesejahteraan para anggotanya. Selengkapnya…

Persiapan Mental dan Spiritual Menghadapi Ujian Nasional

Persiapan Mental dan Spiritual Menghadapi Ujian Nasional

madanionline(dot)org – Jumat, 1 Maret 2019, Yayasan Madani Mental Health Care bekerjasama dengan SMK 38 Jakarta melaksanakan pembinaan mental dan spiritual untuk para siswa kelas XII yang akan melaksanakan Ujian Nasional (UN) tahun 2019.

Acara dimulai pada pukul 09.00 s.d. 11.30, diawali dengan sambutan dari Ibu Kepala Sekolah. Ia menyampaikan pentingnya persiapan mental dan spiritual untuk menghadapi ujian supaya mendapatkan hasil yang maksimal.

Pada sesi pertama Ust. Darmawan, S. Ag. (yang akrab disapa UsDar) menyampaikan  pentingnya mengenali diri dengan menjaga akal, hati, dan nafsu dari berbagai godaan setan.

Lebih mendalam lagi, UsDar menyampaikan pentingnya sikap mental yang fokus, inisitaif, komunikatif, dan belajar keras serta belajar cerdas sebagai kunci sukses menghadapi ujian nasional.

Di sesi kedua, Ust. Samsuludin, MA. Si memimpin siswa untuk bermuhasabah. Muhasabah ini bertujuan menyadarkan pentingnya mengembalikan kesucian diri. Mengingat dan memohon ampunan atas dosa-dosa terhadap diri, orang tua, dan guru-guru.

 

Di akhir sesi, semua siswa bersalam-salamn dengan semua guru untuk menyampaikan permohonan maaf dan permohonan doa demi kesuksesan ujian . Tangisan haru tanda harapan yang mendalam dari siswa dan guru mengakhiri rangkaian acara muhasabah.

Penulis : Ust. Samsuludin, MA. Si
Editor : Mohamad Istihori

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +