Bersujud di Tempat yang Paling Setia untuk Bersujud

(Catatan 9, Madani Adventure, Gunung Papandayan, Garut, 22-24 Agustus 2017)

madanionline.org – Semakin curam sebuah medan, itu tandanya semakin dekat dengan tujuan. Maka jika niat kita memang baik jangan sampai menyerah apalagi sampai memutuskan untuk menyerah kembali ke rumah.

Untungnya para peserta sudah membekali diri dengan sebotol air yang diambil dari Tegal Alund sehingga mereka bisa langsung minum saat mulai merasa haus. Perjalanan kembali ke tenda tidak kalah menegangkan jika dibandingkan dengan perjalanan mendaki.

Sesampai di bawah waktu salat Dzhuhur sudah tiba. Kami pun langsung berjamaah melaksanakan salat Dzhuhur. Makan siang usai salat kali ini agak berbeda dengan makan siang hari kemarin.

Jika kemarin kami makan siang di RM. Ampera maka hari ini, para panitia mengadakan makan siang bersama di atas daun pisang. Kebersamaan makan siang dengan makan siang bermenu ala pedesaan. Ada sayuran, lalap-lalapan, dan tidak lewat sambal yang membuat semua orang kepedasan. Para peserta dipersilakan tidur siang usai makan siang sampai pukul 15.00 WIB.

27 Panitia makan siang bersama
(Panitia makan siang bersama)

Panitia mulai membangunkan para peserta satu persatu di setiap tenda saat jam menunjukan pukul 15.00 WIB. Ada yang hanya berwudhu tapi banyak juga yang langsung memanfaatkan momen tersebut untuk mandi sore.

Pukul 15.00 WIB adalah waktu yang tepat untuk melaksanakan mandi sore. Terlambat sedikit maka udara akan semakin dingin dan kita pun akan semakin enggan untuk mandi sore. UKie memberikan ice breaking pada pukul 16.00 WIB.

Setelah pemberian terapi permainan dari UKie, Ibu Latri dari Kemensos RI juga tidak mau kalah dengan UKie. Ia juga turut serta memberikan beberapa terapi permainan kepada para peserta sore ini.

28 Ibu Latri dari Kemensos RI sedang memberikan terapi permainan
(Ibu Latri dari Kemensos RI sedang memberikan terapi permainan)

Pukul 17.00 WIB semua peserta istirahat sore. Beberapa peserta ada yang mandi sore. Begitu memasuki waktu Maghrib, para peserta berkumpul di lapangan utama untuk menunaikan salat Maghrib berjama’ah. Para peserta pun bersujud pada Allah di kawasan yang paling bersujud pada Allah SWT.

29 Bersujud di tempat yang paling bersujud
(Bersujud di tempat yang paling bersujud)

(Mohamad Istihori)

372 Total Views 6 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +