Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +

Love our website? Signup to our list to keep current on the awesome stuff we’re doing.

Berobat dengan Ibadah

Oleh : Julizar Firmansyah, S.Sos., M.Hum *)

Menjelang Ramadan yang sedikit lagi datang, buku ini sangat penting untuk disimak dan diamalkan karena isinya tentang berbagai macam ibadah, yang dapat berfungsi pula sebagai terapi.

Ganjaran pahala akan berlipat ganda pada bulan mulia ini.

Karya ini terdiri atas gabungan enam buku yaitu: Buku 1 (Berobatlah dengan istighfar), Buku 2 (Berobatlah dengan doa), Buku 3 (Berobatlah dengan shalat), Buku 4 (Berobatlah dengan Al-Quran/ruqyah syar’iyyah), Buku 5 (Berobatlah dengan puasa), dan Buku 6 (Berobatlah dengan sedekah).

  1. Berobat dengan Istighfar

Allah telah memerintahkan hamba-hamba-Nya agar bertobat dan beristighfar dalam banyak ayat dalam kitab-Nya yang mulia. Dia menamai dan menyifati diri-Nya dengan Al-Ghaffar (Maha Pengampun), Al-Ghaffur (Maha Pengampun), dan Ghafirudz dzanbi (Yang Mengampuni dosa). Dia juga memuji orang-orang yang beristighfar dan menjanjikan kepada mereka pahala yang besar.

Allah rida terhadap orang yang beristighfar dengan jujur. Sebab dengan istighfar, berarti ia mengakui dosa-dosanya dan merendahkan diri di hadapan Rabbnya dan Penciptanya.

Istighfar ialah obat serta penyembuh yang efektif dari dosa dan kesalahan. Bagi Anda yang sedang khawatir, sedih, dan cemas, beristighfarlah! Dalam atsar disebutkan, “Tidak mungkin Allah mengilhamkan seseorang untuk beristighfar, namun Dia masih mengazabnya.”

  1. Berobatlah dengan Doa

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah berkata, “… berapa banyak orang yang tertimpa musibah kemudian bermunajat kepada Allah dan meratap di hadapan-Nya, lalu Allah menganugerahkan kesembuhan…. Berapa banyak orang sakit yang para dokter bingung mendiagnosis penyakitnya, begitu pula obat-obat tradisional juga tidak mampu menyembuhkannya, namun kemudian ia berdoa kepada Allah dengan penuh khusyuk dan jiwa penuh harap, maka Allah menyembuhkannya dan menganugerahkan kesehatan kepadanya.”

  1. Berobatlah dengan Shalat

Sampai sekarang, ilmu modern masih terus menyingkap tabir dan menguak berbagai mukjizat serta keagungan syariat mulia yang dibawa Nabi Muhammad sejak empat belas abad silam.

Salah satu fakta agung dan realitas istimewa yang berhasil disingkap tersebut adalah mukjizat dan keagungan shalat yang diwajibkan Allah kepada segenap hamba-Nya.

Telah terbukti bahwa shalat dapat memberikan berbagai manfaat dan hikmah yang tidak dapat dihitung oleh para penghitung handal sekalipun. Amalan ini merupakan penghubung antara seorang hamba dengan Sang Penciptanya. Shalat juga dapat menjadi lentera yang akan menerangi jalan hidupnya.

Ibnu Qayyim mengatakan, “Shalat dapat mencegah perbuatan dosa, mengobati penyakit hati, menghilangkan penyakit jasmani, mendatangkan rezeki, dan menyehatkan badan serta jiwa.”

  1. Berobatlah dengan Al-Quran

Di antara obat yang paling mujarab dan paling bermanfaat adalah Al-Quran. Kalam Rabb semesta alam yang menghubungkan hamba dengan Penciptanya.

Banyak sudah nash syar’iyyah yang menjelaskan bahwa Al-Quran merupakan obat yang manjur dan bermanfaat untuk mengobati jiwa dan raga, tentu dengan keyakinan (si sakit) dan tanpa buru-buru (ingin sembuh).

  1. Berobatlah dengan Puasa

Dr. Patricia Braque menyatakan, “Sepanjang sejarah, puasa telah membuktikan manfaatnya secara fisik, mental, atau spiritual. Puasa memotivasi proses pembersihan tubuh dari berbagai racun dan membantu proses pengobatan. Juga membantu dalam mengatur masalah kelebihan berat badan, mengurangi tekanan darah dan kolesterol, dan menambah daya tahan tubuh.”

Jika kita ingin terbebas dari berbagai racun yang berkumpul dalam tubuh kita, semestinya kita berpuasa. Dengan berpuasa kita memberi kesempatan kepada tubuh untuk beristirahat secara fisiologis. Istirahat ini mampu membangun energi penting bagi tubuh kita. Semakin energi bertambah banyak, semakin banyak pula racun yang terbuang dari tubuh. Dengan demikian, kita dapat menggapai hidup sehat.

  1. Berobatlah dengan Sedekah

Di antara dampak baik, manfaat, dan besarnya keutamaan sedekah ialah : (1) Sedekah ialah penyuci dan pembersih. (2) Sedekah ialah bentuk ketundukan kepada perintah Allah dan Rasul-Nya. (3) Orang mukmin berada dalam naungan sedekahnya pada hari kiamat. (4) Sedekah menghindarkan musibah dan menjauhkan kematian yang buruk.

(5) Sedekah ialah tanda dan bukti nyata keimanan yang benar. (6) Sedekah ialah penebus bagi seorang muslim dari belenggu yang mengikatnya. (7) Allah memberi ganti orang yang bersedekah. (8) Pahala sedekah tak terputus meskipun setelah penyedekah meninggal. (9) Sedekah menghapus kesalahan.

Berdasarkan penelitian modern, terbukti bahwa ibadah berfungsi positif bagi pelakunya. Bahkan dapat berfungsi sebagai obat penyakit jasmani maupun ruhani.

Judul : Terapi dengan Ibadah
Penulis : Hasan bin Ahmad Hammam, et al
Penerbit : Aqwam, Solo, 2013
Isi : 456 hlm

*) Penulis adalah mantan dosen filsafat FKM-UI dan kini magang di Yayasan Madani

162 Total Views 3 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +