Berita Madani

Anak Kecil dalam Tubuh Orang Dewasa

(Catatan Seminar “Memahami Inner Child”, 25 Maret 2017) madanionline.org – Dua mobil dan sebuah sepeda motor berhenti di pintu gerbang suatu sekolah. Sekolah tersebut bernama Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 92 Jakarta. Sayang pintunya masih terkunci rapat. Beberapa menit kemudian sang juru kunci datang. Para panitia dan beberapa peserta seminar yang sudah datang pun segera masuk. Hari ini, Sabtu,

Memelihara Kehidupan dari Narkoba yang Menghancurkan

(Catatan Seminar Bahaya, Mencegah, dan Mengatasi Narkoba, Tasikmalaya-Jawa Barat, Rabu, 22 Maret 2017) madanionline.org – Tim Madani yang terdiri dari empat orang, Usdar, Bro Yudho, Taufik, dan Istihori sedang bersiap menuju Tasikmalaya, Jawa Barat. Madani diundang oleh Pusat Studi Agama & Demokrasi (PUSAD) Paramadina untuk menjadi narasumber diskusi bertajuk “Seminar Hak Kewarganegaraan, Narkoba, dan Cara Mengatasinya.” PUSAD Paramadina bekerja

Membangun MaPress yang Cover Both Sides

(Catatan Rapat Koordinasi Mapress, Sabtu, 18 Maret 2017) madanionline.org – Hujan turun sangat deras sore ini. Di luar udara begitu dingin. Tapi tidak dengan udara dan atmosfir di dalam Studio Madani. Ada rapat koordinasi Madani Press (Mapress) di Studio Madani. Meski hanya dihadiri oleh Tim Inti Mapress yang berjumlah tiga orang, namun beragam ide dan pemikiran mampu menghangatkan suasana

Fenomena Gangguan jiwa Kian Merajalela di Indonesia

(Catatan Kunjungan MAN 9 Jakarta di Madani Mental Health Care) Madanionline.org – Studio Madani pagi ini dipenuhi dengan beberapa kursi. Segenap staf dan konselor pun tampak sibuk mempersiapkan diri. Hari ini, Panti Rehabilitasi Narkoba, Madani Mental Health Care akan kedatangan tamu dari civitas akademika Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 9, Jakarta. Sekitar pukul 09.30 WIB, rombongan berjumlah 13 orang itu

“Dilarang Gambar Bagus di Sini”

madanionline.org – “Dalam membina Program Muhadhoroh (Public Speaking) saya tidak mengharuskan para santri (pasien) untuk bicara, yang penting untuk pertama kalinya adalah mereka berani maju atau ke depan dulu. Kali kedua, kadang ada yang hanya mengucapkan salam pembuka lalu langsung mengucapkan salam penutup dan kemudian dia langsung duduk lagi. Kali ketiga, dia sudah dapat menyampaikan beberapa hal yang ia

Older Entries »
Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +