Berita

Melembutkan Hati dan Ingat Mati

(Catatan 6, Madani Outbond, Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, 23-25 November 2017) madanionline.org – Tak terasa hari ini adalah hari kedua Madani Outbond Pulau Seribu. Seperti budaya pagi di Madani, pukul 04.00 WIB para santri Madani sudah ada yang terbangun untuk bersiap-siap melaksanakan sholat Shubuh berjama’ah. Usai Shubuh Ust. Jami (UJams) memberikan kuliah Shubuh. UJams menjelaskan perihal gelar al Musthofa 

Mengkaji Diri Bareng Kang Gyn

(Catatan 5, Madani Outbond, Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, 23-25 November 2017) madanionline.org – Matahari perlahan tenggelam. Udara semakin dingin. Kami bergegas mempersiapkan diri untuk melaksanakan salat Maghrib berjama’ah. Usai melaksanakan Maghrib berjama`ah, Sabam Dindin mengajak para peserta untuk melakukan beberapa gerakan pelemasan otot. (Foto 14 : Sabam Dindin) Kini para peserta lebih segar dan lebih siap untuk menerima ilmu 

Buku untuk “Manca”

(Catatan 4, Madani Outbond, Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, 23-25 November 2017) madanionline.org – Ust. Rambe menyampaikan beberapa aturan mengenai jajan dan penekanan bahwa setiap peserta harus selalu didampingi oleh panitia ketika hendak pergi ke mana pun saja. “Tata tertib yang ada di Madani sama dengan tata tertib di sini. Hanya saja di sini bedanya kita bergaul dan bersosialisasi dengan 

Cipratan Nikmat Dunia dan Limpahan Nikmat Surga

(Catatan 3, Madani Outbond, Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, 23-25 November 2017) madanionline.org – URizal memberikan penjelasan bahwa dalam Madani Outbond ini juga dapat melatih dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan para pesertanya. “Karena kita semua adalah pemimpin. Baik pemimpin di sekolah, kampus, kantor, dan terutama kita semua adalah pemimpin atas diri kita masing-masing,” kata URizal. Sambutan berikutnya dari Ketua Yayasan Madani 

Madani Outbond Sebagai Terapi Terpadu BPSS

(Catatan 2, Madani Outbond, Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, 23-25 November 2017) madanionline.org – Pukul 11.30 WIB, Ust. Ade memimpin pembagian kamar bagi seluruh peserta. Acara makan siang menjadi agenda berikutnya. Para peserta berbaris dengan teratur untuk menikmati makan siang yang sudah disediakan. (Foto 5 : Ust. Ade CH.) “Menu laut” selalu menjadi menu utama tiap kali kami menjalankan program 

Older Entries »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +