Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +

Love our website? Signup to our list to keep current on the awesome stuff we’re doing.

Kisah Kehidupan Ust. “Mahisa” Darmawan “Bungalan”

Kisah Kehidupan Ust. “Mahisa” Darmawan “Bungalan”

(Ngobrol Santai Bareng Aa Harid bareng Bang Darmawan Bag. 1)

Aa Harid, “Bagaimana asal-usul nama Darmawan?”

Bang Darmawan, “Nama Darmawan adalah pemberian dari Bokap. Beliau asli Cirebon. Fotonya mirip Pangeran Diponegoro. Maka kata orang-orang gue mirip Pangeran Diponegoro. Heuheuheuheu…”

Aa Harid, “Pengeran Dipenegoro versi Betawi.”

Bang Darmawan, “Bokap itu orangnya ganteng. Sedangkan Nyokap asli Orang Betawi. Berasal dari daerah Condet. Dari dulu gue emang suka dipanggil ‘Bang’. Tapi ada beberapa panggilan unik dari teman-teman semasa sekolah. Dulu gue sempet dipanggil ‘Kak PG’.”

Aa Harid, “Apa tuh, Kak PG?”

Bang Darmawan, “Pangeran Kegelapan. Itu waktu zaman nakal. Masih berada di dalam zaman kegelapan. Dulu di sebuah sandiwara radio ada kisah tentang seorang yang sangat sadis. Namun, sadisnya itu untuk kebaikan. Nah, itu salah satu sandiwara radio favorit gue. Selengkapnya…

Berbagi Story di Podcast Madani

Berbagi Story di Podcast Madani
Brain power switch on. Strong mind concept. Flat vector icon.

madanionline(dot)org – Acara diskusi di Studio Madani sudah usai. Istirahat siang juga selesai dilaksanakan. Namun, acara hari ini, Senin, 10 Agustus 2020, terus dilanjutkan sekitar pukul 13.00 WIB di Aula BPSS (Biologik, Psikologik, Sosial, dan Spiritual) Madani.

Diskusi siang ini membahas mengenai rencana pengejawantahan Podcast Madani. Dihadiri oleh Fatih, Taufik, Ninis, dan Istihori. Berbagai konsep berkenaan Podcast Madani sudah dipetakan oleh Taufik sedemikian rupa.

Bagi saya, Taufik adalah manusia konsep yang membutuhkan minimal 10 orang manusia pewujud. Satu manusia konsep membutuhkan sedikitnya 10 manusia pewujud. Demikian kira-kira saya menyimpulkan.

Berbagai konsep untuk Podcast Madani ditawarkan oleh Fatih. Di antaranya, pertama, dengan memakai mistery guest. Kedua, ada juga konsep yang membuat orang menangis. Yang kontennya adalah membicarakan penderita gangguan jiwa.

Ketiga, konsep yang membicarakan orang-orang yang memiliki kecenderungan gangguan jiwa misalnya mereka yang tersibuki dengan berbagai tugas kerja di kantor masing-masing.

Fatih memetakan untuk Podcast Madani berisi:

  1. Darmawan sebagai Pendiri yang membicarakan sejarah Madani
  2. Bro Indra sebagai klien pertama Madani
  3. Ginanjar sebagai CEO
  4. Samsul sebagai pembicara program
  5. Cerita dan pengalaman para konselor Madani dalam melayani beragam karakter klien
  6. New Podcast

Taufik mengonsep dalam Podcast Madani, Ust. Ginanjar berperan sebagai ahli adiksi dan Ust. Harid berperan sebagai pengisi konten konsultasi kelompok yang seluruh targetnya adalah membicarakan mengenai pelayanan Madani. Selengkapnya…

Mengemas Madani Lebih Profesional dalam Berorganisasi

Mengemas Madani Lebih Profesional dalam Berorganisasi

madanionline(dot)org – Obrolan mengalir demi inovasi Madani pada pagi ini, Senin, 10 Agustus 2020 mulai pukul 09.00 – 12.00 WIB di Studio Madani. Saya hadir dalam sesi “Organizational Structure Madani Mental Health Care” bersama Fatih.

Dalam acara tersebut banyak ilmu dan pengetahuan baru yang bisa saya dapatkan. Dan, sangat disayangkan jika hal tersebut saya simpan sendiri tanpa berbagai dengan Sahabat Madani.

Beberapa poin yang bisa saya catatkan adalah antara lain mengenai perbedaan antara konselor dengan recovery associate (ra) yang ada di Madani?

Perbedaan mendasar yang bisa dipahami adalah konselor bertugas untuk menangani klien langsung sedangkan ra berhubungan langsung dengan klien namun ia tidak memiliki hubungan seintens konselor dengan Madani. Ra itu misalnya psikolog, psikiater, dan dokter.

Dalam agenda tersebut dibicarakan pula mengenai kode etik dan kontrak di Madani yang sangat menentukan posisi, kondisi, dan apresiasi seorang pengabdi di Madani.

“Mengapa disebut pengabdi Madani bukan pegawai Madani?” Selengkapnya…

Pelaksanaan Qurban di Madani Mental Health Care

Pelaksanaan Qurban di Madani Mental Health Care

madanionline(dot)org – Kegiatan pembagian daging qurban merupakan sebuah rutinitas setiap tahun bagi Madani. Begitupun untuk tahun ini. Madani menyelenggarakan pembagian daging qurban seperti tahun-tahun sebelumnya.

Kegiatan pelaksanaan qurban digelar di Daerah Pasir Awi, Jasinga, Kabupaten Bogor pada Sabtu, 01 Agusus 2020 dimulai pukul 07.00 – 15.00 WIB. Kegiatan dimulai dengan doa bersama oleh para tokoh masyarakat sekitar. Sambutan dari Pembina Yayasan Madani Mental Health Care, Ust. Darmawan (UsDar). Dilanjutkan dengan potong hewan quran serta membagikannya.

Hewan qurban yang dipotong pada tahun ini lebih sedikit jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yaitu satu ekor sapi, satu ekor kerbau, dan empat ekor kambing. Adapun rincian pengqurban Madani tahun ini adalah sebagai berikut:

I. Satu Ekor Sapi

  1. Alm. Rully Dermawan bin Deddy Dermawan
  2. Rangga Pratama Putra Dermawan bin Rully Dermawan
  3. Rayhan Hafez Ananta Dermawan bin Rully Dermawan
  4. Azzahra Putri Callista binti Rully Dermawan
  5. Aurellia Diva Sabrina binti Rully Dermawan
  6. Alm. Deddy Dermawan bin Fulan
  7. Almh. Zilvia  Dermawan binti Fulan

II. Satu Ekor Kerbau

  1. Zidni Askar Haroki bin Pandam
  2. Riggy Haloeda bin Syafrudin Halim
  3. Noval Aristyo bin Fulan
  4. Mira Tri Yulaksmi binti Rusli Pani
  5. Harris Hasyim bin Hasyim
  6. Prischa Hasyim  binti Hasyim

III. Empat Ekor Kambing

  1. Yopi Dikaimana bin Sayogi Sudarman
  2. Hj. Parsiyem binti Karya Menggala (Firhan)

Panitia dalam kegiatan ini adalah Ust. Hasanudin sebagai ketua penyelenggara dan dibantu oleh staf Madani yang lain serta masyarakat sekitar Madani 2 di Bogor. Dalam pelaksanaannya kegiatan ini berjalan cukup lancar. Daging quran didistribusikan kepada warga masyarakat yang ada di sekitar Madani 2 di Daerah Sipak dan sekitarnya yang tentunya sesuai sasaran, karena moto dari kegiatan qurban yang Madani laksanakan adalah “tepat sasaran”.

Paket yang dibuat adalah 900 paket yang disesuaikan dengan banyaknya hewan qurban yang dipotong. Madani berharap kegiatan ini dapat menjalin silaturahmi antar sesama, terwujudnya pembelajaran untuk hidup bersosial yang baik, berbagi antar sesama, dan keikhlasan dalam berqurban karena Allah.

Penulis : Harid Isnaini
Editor : Mohamad Istihori

Berbagi untuk Memanusiakan Manusia

Berbagi untuk Memanusiakan Manusia

Senin, 20 Juli 2020, Madani Mental Health Care memenuhi undangan untuk melakukan penyuluhan bertajuk, “Deteksi Dini Penyalahgunaan Narkoba” di Pesantren Agroekologi Bairul Ulum, Desa Cisarua Kecamatan Nanggung Bogor Barat.

Pesantren ini sangat peduli dengan penyimpangan perilaku sosial di masyarakat desa, perubahan ini mulai terlihat sejak adanya pertambangan emas di Gunung Pongkor dan sekitarnya. Masyarakat desa yang tadinya petani menjadi penambang emas sehingga lahan pertanian pun mulai terbengkalai. Masyarakat mulai meninggalkan sawah dan kebun untuk mencari penghidupan yang lebih instan dengan mencari emas walaupun menempuh risiko yang sangat besar yaitu kehilangan nyawa.

Dengan penghasilan yang instan tersebut maka terjadi banyak pergeseran nilai sosial yang cukup signifikan. Mulai masuknya teknologi yang mendorong masuk informasi secara besar dan mendadak ini memengaruhi perilaku sosial yang negatif.

Salah satunya tentang penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja dan para tenaga penambang. Ternyata setelah beberapa responden menyampaikan bahwa para penambang sebelum masuk ke dalam lubang tambang mereka menggunakan stimulan untuk menambah semangat dan keberanian dalam bekerja. Selengkapnya…

Sejarah Perjalanan Rumah Kesadaran Sampai Bertransformasi Menjadi Madani

Sejarah Perjalanan Rumah Kesadaran Sampai Bertransformasi Menjadi Madani

(Wawancara Eksklusif dengan Ustadz Darmawan, SAg, Pendiri Yayasan Madani Mental Health Care Foundation, Jakarta)

 Perjuangan melawan narkoba selalu akan selalu kalah jika ia hanya berupa kata-kata. Beribu jargon hanya omong kosong belaka jika pejuang anti narkoba hanya memperalat para pecandu narkoba dan keluarganya sebagai bahan mereka untuk terus menambah pundi-pundi rupiah.

Perjuangan Ust. Darmawan (yang akrab disapa UsDar) bersama Rumah Kesadaran yang kemudian bertransformasi menjadi Madani adalah perjuangan sepi. Perjuangan tanpa gembar-gembor media mainstream. Perjuangan yang dirintis tanpa uluran tangan Pemerintah yang sebenarnya lebih berkewajiban melakukan perang dengan narkoba.

Tanpa banyak jargon. Tanpa banyak kata namun dengan beribu kesusahan dan duka yang UsDar dan Komunitas Madani alami dalam perang melawan candu narkoba sudah beliau jalani sejak sekitar tahun 1996 hingga kini.

Untuk menangkap semangat yang tak kunjung padam itu. Sekaligus untuk belajar dari perjalanan sejarah Madani, Mohamad Istihori dari Madani Press (MaPress) melakukan wawancara ekskusif melalui voice note WA pada Ahad, 12 Juli 2020 pukul 08.00 WIB. Berikut petikannya: Selengkapnya…

Bro Ind, “Di Madani, Gue Menemukan Jalan Kembali”

Bro Ind, “Di Madani, Gue Menemukan Jalan Kembali”

(Wawancara Eksklusif dengan Indra Wira Setya, Mantan Pecandu Narkoba yang Kini Menjadi Konselor di Pusat Rehabilitasi Narkoba Madani Mental Health Care, Jakarta)

Melepaskan diri dari jerat candu narkoba bukanlah merupakan sebuah hal yang mudah. Ada yang keluar-masuk panti rehab karena selalu mengalami kekambuhan sesaat setelah menjalani program pemulihannya. Bahkan ada yang sampai meninggal dunia dalam kondisi terpenjara dalam “borgol” narkoba.

Dari sekian kisah yang memilukan itu, ada lebih banyak kabar yang menggembirakan dan membahagiakan. Banyak juga mereka yang berhasil keluar, kabur, dan melarikan diri dari “planet” narkoba dan berhasil mendarat kembali ke “bumi” kenyataan. Banyak yang pulih kembali. Ingat iya pulih bukan sembuh.

Di antara yang pulih itu adalah Indra Wira Setya. Akrab disapa Bro Ind. Pada Sabtu, 11 Juli 2020, Pukul 20.00 WIB Mohamad Istihori dari Madani Press (MaPress) mewawancarai Bro Ind via WA. Berikut petikannya:

Bagaimana ceritanya Bro Ind kenal dengan dunia narkoba? Dan, narkoba apa saja yang selama ini pernah dipakai?

“Gue kenal narkoba sekitar tahun 1989 – 1990-an. Itu di akhir masa SD menjelang SMP di Semarang. Awalnya saya disuruh-suruh. Teman gaul gue anak SMA dan anak kuliah. Mulanya coba-coba minuman keras (miras). Lalu, lanjut make Pil Koplo (Nipam). Harganya sekitar Rp. 4.500,- sampai Rp. 5.000,-. Duit segitu nominalnya cukup besar pada zamannya.

Semakin lama gue kenal narkoba sekolah gue semakin menjadi berantakan. Rendah diri dan pesimistis. Kemudian gue juga kenal yang namanya ganja.” Selengkapnya…

Madani Berbagi Bahagia

Madani Berbagi Bahagia

madanionline(dot)org – Alhamdulillah pada 19 Mei 2020 atau 26 Ramadhan 1441 H di fase yang ke-3 di bulan suci Ramadhan, Madani Mental Health Care mengadakan santunan untuk anak yatim dan lansia di Desa Sipak, Jasinga, Kabupaten Bogor bertempat di PAUD Asy-Syifa.

Dalam kondisi wabah pandemi Covid-19 saat ini, Madani masih bisa memberikan kebahagiaan kepada yang membutuhkan. Semoga kita terhindar dari wabah Covid-19.

Acara ini bisa berjalan dengan lancar, sukses, dan tanpa kendala apapun. Kegiatan ini tidak akan sukses tanpa bantuan dari para donatur yang telah memberikan bantuan baik materi, tenaga, pikiran, dan finansial. Semoga apa yang telah diberikan, Allah balas dengan pahala yang sesuai dengan apa yang sudah dilakukan.

Adapun kegiatan yang kita laksanakan dimulai dari pukul 13:00 – 15:00 WIB. Acara diawali oleh Ibu Sity Masitoh selaku MC. MC pun langsung membuka acara. Kemudian acara yang kedua adalah pembacaan Kalam Suci Illahi yang disampaikan oleh Ust. Iqbal dengan membaca surat Adh Dhuha.

Acara ketiga adalah sambutan yang disampaikan oleh Pembina Madani, Ust. Darmawan S. Ag. Dengan subtansi sambutan yang menyampaikan harapan semoga Madani semakin maju dan berkembang. Selengkapnya…

Kami Terus Berupaya

Kami Terus Berupaya

madanionline(dot)org – Buat kami usia 20 tahun tentu usia yang masih muda dan masih banyak hal yang bisa kami lakukan. Kami bisa terus berkembang, lebih banyak memberikan kebermanfaatan yang lebih luas buat yang lain. Target demi target terus kami lakukan, rencana demi rencana terus kami susun untuk mencapainya. Tantangan, halangan, dan kendala kami sadari akan selalu ada baik dari dalam ataupun dari luar.

Loyalitas dan profesional dalam melakukan tugas tentu harus kami tunjukan. Peningkatan kemampuan dalam bekerja dan evaluasi berkala kami lakukan untuk mencapai target yang diharapkan. Untuk meningkatkan kinerja dan tercapainya hasil yang diharapkan kami menyadari, tentunya harus ada keselarasan antara semua komponen yang ada. Sistem penilaian kinerja harus ada dan tentunya disesuaikan dengan budaya, iklim, dan nilai-nilai budaya di Madani.

Kami menyadari dalam penilaian kinerja tentunya dilakukan bukan hanya dari seorang atasan yang dilakukan untuk mengetahui kinerja karyawannya satu demi satu, tetapi bisa dengan meminta bantuan kepada rekan kerja yang lain baik bawahan maupun orang lain yang terlibat secara langsung dalam pekerjaan, begitupun dalam menilai atasan.

Sebuah kegiatan kami lakukan dalam mewujudkan ini, kegiatan yang kami namakan 360 derajat ini diagendakan pada Sabtu-Ahad, 29 Februari hingga 1 Maret 2020. Kami laksanakan di Villa Merah, Cijeruk, Bogor. Sebuah kegiatan yang ditujukan sebagai wadah bagi penilaian kinerja dari kami yang melibatkan banyak pihak mulai dari atasan, rekan kerja, bawahan, dan pihak lain yang dilibatkan. Selain sebagai wadah bagi penilaian tentunya kegiatan ini sebagai peningkatan buat kami baik kelimuan, kemampuan, juga semangat dalam menjalankan aktivitas di Madani tentang apa dan bagaimana yang harus kita lakukan demi mencapai sebuah tujuan.

Acara yang dikemas dengan berbagai kegiatan di antaranya games yang menggambarkan bagaimana kerja sama, komunikasi, tanggung jawab, dan hal-hal lain yang mampu mengumpulkan informasi di area mana sudah menunjukkan hasil yang baik dan di area mana yang masih harus melakukan perbaikan dan peningkatan.

Dengan adanya kegiatan ini tentunya merupakan bagian dari usaha kami, bahwa kami ada dan terus berusaha agar ke depan semakin lebih baik dan terus meningkatkan hal-hal yang bisa kami tingkatkan dan kembangkan. Selain itu, kegiatan ini tentunya mengingatkan bahwa kami punya misi yang harus dicapai dan KAMI TERUS BERUPAYA mencapainya.

Penulis : Ust. Harid Isnaeni
Editor : Mohamad Istihori

Evaluasi Kinerja Madani Lewat Metode Games dan Evaluasi Psikologis

Evaluasi Kinerja Madani Lewat Metode Games dan Evaluasi Psikologis

madanionline(dot)org – Dalam upaya mewujudkan visi lembaga, Yayasan Pusat Rehabilitasi Mental Madani mengadakan penguatan ke-SDM-an dalam acara bertajuk, “360° Evaluasi Kinerja” pada Sabtu dan Ahad, 29 Februari hingga 1 Maret 2020 yang bertempat di Villa Merah Cijeruk, Bogor.

Acara “360° Evaluasi Kinerja” ini merupakan suatu metode evaluasi dengan menggabungkan feedback yang diberikan dari karyawan, rekan sesama, atasan, dan bawahan dengan teknik pelaksanaannya menggabungkan metode Games dan Evaluasi Psikologis.

Di hari pertama acara dibuka pada pukul 17.00 WIB hingga shalat Maghrib berjamaah dilanjutkan dengan makan bersama dan shalat Isya.

Pada pukul 20.00 WIB acara dilanjutkan dengan berbagai games Asessment yang berjalan dengan penuh keceriaan. Acara ini dipandu oleh Kang Igun yang merupakan seorang Instruktur Outbond Internasional.

Suasana semakin mencair dan penuh kehangatan. Masuk pada sesi kedua materi pengauatan KEMADANIAN yang disampaikan oleh Ust. Darmawan yang menyampaikan bahwa seiring perjalanan Madani dari awal hingga usia ke-20 Tahun.

Madani harus lebih maju dan dapat mewujudkan visi-misinya. Dan, tentunya dibutuhkan kekuatan SDM yang berkualitas, kreatif, dan profesional. Sesi malam pukul 01.00 WIB diakhiri dengan muhasabah yang dipimpin langsung oleh Kang Igun.

Pada hari kedua setelah shalat Subuh berjamaah dilanjutkan oleh Psikolog Ibu Sri Nurliana Padang yang menyampaikan hasil asessment dan dilanjutkan dengan evaluasi kinerja.

Pada pukul 10.00 WIB diakhiri dengan Games Kelompok untuk melihat berbagai aspek dalam meningkatkan kekuatan Tim. Dan, pada pukul 12.00 WIB resmi acara 360° ditutup oleh Ust. Ginanjar Maulana yang diakhiri dengan mushofahah (saling bersalaman).

Penulis : Ust. Samsuludin
Editor : Mohamad Istihori

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +