Artikel MMHC

“Prinsip Utama Metode Terpadu BPSS Adalah Memanusiakan Manusia”

(Bagian 2) Padahal kenyataannya tidak demikian. Kita bisa sewa kolam renang atau lapangan futsal sesuai dengan kebutuhan. Pokoknya ada pemondokan saja seperti kostan atau pesantren modern karena menggunakan terapi pengobatan atau medis. Kadang-kadang kita bawa para klien untuk melaksanakan outbond ke Gunung Papandayan,  arum jeram, pantai, atau ke Pulau Seribu. Para klien pun bersosialisasi dan  gembira. Kita manusiakan mereka.

Metode Terpadu BPSS Prof. Dadang Hawari sudah Dipatenkan

(Bagian 1) Bagaimana awalnya Prof. menemukan metode terpadu BPSS dan apa sebenarnya metode tersebut? Metode BPSS ala Prof. Dr. dr. H. Dadang Hawari, Psikiater. Setelah mendalami berbagai kajian, dimulai dari saya mendapat gelar doktor tahun `70 di Fakultas Kedokteran UI di bidang narkoba, saya tidak puas dengan metode saat itu. Beberapa orang melakukan berbagai pengobatan macam. Saya melakukan banyak

Mengajak Berobat, Bertobat, dan Bersahabat Teman yang LGBT

(Bagian 5) Bagaimana seandainya kita memiliki teman yang LGBT. Apa yang kita lakukan terhadapnya? Banyak teman kantor atau teman pergaulan yang LGBT. Beberapa ada yang membawa temannya tersebut untuk berobat ke tempat saya. Ini hanya sebuah gambaran yang menunjukkan bahwa konsep HAM adalah tidak benar. Demokrasi tidak benar. Politik apa lagi segala macam. LGBT adalah pure (murni) karena gangguan

“HTI Dibubarkan, LGBT Dibiarkan, Yakin Ini Kebebasan?”

(Bagian 4) Kemudian apakah Prof. melihat ada kesungguhan dari pemerintah dalam menangani berbagai kasus tersebut? Terus terang saja kalau saya bilang tidak ada kesungguhan. Ini kritik. Buktinya ada cukup banyak. Pemerintah masih mikirin ini dan itu. Coba mikirin masalah LGBT. Mereka pada nggak tahu bahwa LGBT adalah suatu gangguan jiwa. Mereka terpaku pada konsep-konsep Barat. Bahwa LGBT merupakan termasuk

“Asal Ada Kemauan Gangguan Jiwa LGBT dapat Disembuhkan”

(Bagian 3) Bagaimana metode terpadu BPSS Prof. Dadang Hawari mampu mengobati gangguan jiwa pelaku LGBT? Saya sudah sangat banyak menangani pasien LGBT. Jumlahnya sudah tidak terhitung. Pertama kalau ada kemauan dari yang bersangkutan bahwa “Saya ada kelainan. Saya ini bergaul sosialnya susah dan segala macam karena naluri saya menyimpang”. Itu bisa. Nah kita tahu bahwa perilaku menyimpang itu karena

« Newer EntriesOlder Entries »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +