Artikel MMHC

Game Online Membunuhmu!

(Catatan Kasus Fenomena Kecanduan Game Online) Dulu kalau tidak ada teman, kita tidak bisa bermain. Kini kalau ada teman justru akan menghalangi waktu bermain kita. Dulu permainan menuntut adanya teman yang nyata. Kini kita bisa bermain dengan teman cukup di dunia maya. Permainan dulu menuntut kebersamaan. Permainan anak sekarang malah mengharuskan kesendirian. Dengan kemajuan teknologi, kini semua jenis permainan

10 Tips Melatih “Jiwa Anak-Anak dalam Diri”Menjadi Positif

madanionline.org – Masihkah kita memiliki anggota keluarga, sahabat, murid, atau siapa saja yang kita kenal, atau bisa juga diri kita sendiri yang masih berlaku kekanak-kanakan. Bagaimana mendewasakan mereka? Berikut “oleh-oleh” Tim Mapress (Madani Press) untuk sidang pembaca dari seminar bertajuk “Memahami Inner Child” bersama Rivalino Shaffar untuk melatih bocah yang terperangkap dalam tubuh agar menjadi positif: 1. Minta mereka

Generasi Kurang Perhatian, Nyawa Jadi Taruhan

(Catatan Kasus Choking Game, Skip Challenge, atau Pass Out Challenge) madanionline.org – Remaja, anak muda, bocah sekolah, atau apapun istilah untuk mereka yang sedang dalam masa mencari jati diri yang sejati. Mereka meraba ke sana-ke mari. Coba ini-itu. Anak muda boleh saja suka akan tantangan. Namun, sebelum melakukan hal tersebut hendaknya kita mengamati, mempelajari, merenungkan, bertanya kanan-kiri, sebelum akhirnya

Obat untuk Kebutuhan Bukan Ketergantungan

(Ngopi -Ngobrol Bareng Prof. Dadang Hawari- Tentang Farmakoterapi) madanionline.org – Komponen obat Prof. Dadang Hawari sangat mudah dipahami, tapi kenapa banyak dokter yang tidak mengikuti jejak Anda? Obat untuk narkoba tidak ada juknis yang baku, maka setiap dokter hanya berdasarkan keilmuan dasar saja, tanpa melakukan penelitian dan pengalaman. Akhirnya, para dokter berjalan sendiri tanpa memiliki keberanian. Kenapa ada obat

Atasi Depresi Dapat Cegah Bunuh Diri

(Catatan Kasus Bunuh Diri Live di Media Sosial) madanionline.org – Indonesia dikagetkan oleh sebuah kejadian yang amat mengerikan. Mendengar kata “bunuh diri” saja mungkin kita sudah ngeri, apalagi jika prosesi bunuh diri tersebut direkam dan disiarkan secara langsung melalui media sosial (medsos). Aksi tersebut memang benar-benar terjadi. Peristiwa tersebut baru-baru ini dilakoni oleh sesama saudara kita di negeri ini

Older Entries »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +