7 Cara Mudah untuk Membuat Hidup Menjadi Lebih Baik

Kondisi pikiran kita menentukan kualitas emosi dan dengan menjaga emosi akan membuat diri dan kehidupan kita menjadi lebih baik. Hal ini meningkatkan kemampuan kita dalam berinteraksi dengan orang lain serta membangun hubungan akrab dengan mereka. Seorang filsuf, Epictetus mengajarkan bahwa kebebasan tergantung pada kemampuan kita untuk mengikhlaskan sesuatu yang tidak dapat dikendalikan.

Kebebasan adalah tujuan utama dalam hidup. Hal itu dapat dicapai dengan mengabaikan hal-hal yang berada di luar kendali kita. Ergo, seorang filsuf menegur, bahwa kita perlu berkonsentrasi pada hal-hal yang berada di bawah kendali kita, seperti pikiran yang ada di benak kita. Ketika kita tidak menyadari kemampuan itu, benak kita akan terperangkap dalam pikiran negatif. Kita akan kehilangan kebebasan, kedamaian, serta ketenangan dalam diri kita.

Kualitas dari pikiran kita menentukan kualitas emosi kita. Yang pada gilirannya, emosi membentuk kualitas hidup kita; hal tersebut mengatur (sedikitnya) tindakan yang selanjutnya menjadi hasil yang kita hasilkan dalam kehidupan. Dengan kata lain, kehidupan kita mencerminkan pikiran kita dalam menyikapi kehidupan

Sebagai contoh, keragu-raguan (pikiran negatif tentang diri kita) menghasilkan ketakutan dan kegelisahan dalam kehidupan (emosi negatif) dan hal itu mungkin menghambat kita dalam mengambil keuntungan dari kesempatan atau menyelesaikan masalah (secara tidak langsung). Sebagai hasilnya, kita tidak memperoleh apa yang diharapkan (serta merasakan kegagalan). Dalam kenyataannya, kegagalan merupakan timbal-balik dari pikiran yang ada di benak kita.

Kabar baiknya adalah bahwa kita dapat melakukan banyak hal untuk merasa lebih baik tentang diri sendiri dan kehidupan ini dengan menjaga pikiran kita serta kualitas pikiran kita. Sebagai spesialis dalam penyelesaian konflik saya sering menemui diri saya bekerja di lingkungan yang bermusuhan dan menjaga kestabilan emosi sangat penting bagi saya sebagai pemahaman diri, membangun prestasi, serta mencari solusi dalam penyelesaian masalah

Di sini terdapat beberapa latihan yang bisa Anda lakukan untuk membuat diri sendiri dan kehidupan menjadi lebih baik (berikut adalah latihan yang pernah saya coba) :

1) Mengingat kembali kenangan indah
Hal itu seperti mengingat kenangan masa kecil, atau dari perjalanan hidup yang diambil. Hubungkan antara kenangan itu dengan pikiran positif yang dialami saat itu. Sebagai tambahan dalam menghubungkan dengan situasinya, dikaitkan juga dengan pengalamannya. Bayangkan masa-masa itu, ciptakan pikiran yang positif. 

2) Perjalanan pikiran
Hentikan apa yang sedang dilakukan, bangun, dan jalanlah secara perlahan. Rasakan setiap gerakan kaki Anda sambil bergerak maju. Fokus dalam berjalan juga merupakan cara terbaik untuk menjernihkan pikiran yang membuat Anda gelisah dan tidak nyaman. Latihan tersebut dapat meningkatkan kapasitas berkonsentrasi ketika Anda kembali bekerja. Lakukan hal ini selama 3-5 menit.

3) Biarkan orang-orang tahu bahwa Anda perhatian dengan mereka
Cinta dan persahabatan perlu disampaikan. Ambillah waktu untuk bercengkrama dengan sahabat yang Anda cintai. Buatlah suatu komitmen untuk mengirim e-mail atau menghubungi seseorang yang dicintai setiap hari, seperti anggota keluarga atau seorang teman. Berikanlah sesuatu dari kehidupan Anda dan ekpresikan sebuah penghargaan bagi orang lain di sekitar kehidupan Anda.

Jika seseorang berbuat sesuatu yang baik bagi Anda, sampaikanlah rasa terima kasih. Dalam perjalanan pulang, berhenti dan belilah beberapa bunga untuk orang yang paling Anda sayangi, meskipun hari itu bukan hari yang spesial baginya. Carilah berbagai cara untuk mengungkapkan rasa cinta dan penghargaan Anda.

4) Mendengarkan musik
Carilah tempat yang nyaman di sekitar kantor atau rumah Anda. Duduk dan nyalakan headphone Anda. Mendengarkan musik dapat menenangkan Anda. Fokus terhadap musik dan biarkan diri Anda merasakannya. Nikmati alunan musiknya yang membelai pikiran Anda.

5) Ungkapkan rasa terima kasih
Luangkanlah beberapa saat setiap hari dalam jadwal Anda untuk mengungkapkan apa yang Anda rasakan untuk orang lain di kehidupan Anda dalam setiap kesempatan. Saya biasanya melakukan hal ini setiap pagi. Saya mengungkapkan terima kasih akan kehidupan dan kesempatan yang diberikan pada diri saya untuk membantu sesama melalui pekerjaan saya. Dan juga rasa terima kasih untuk apa yang sudah saya capai dalam hidup. Saya juga mengungkapkan hal itu dengan banyaknya tantangan yang saya dapat, karena hal itu memberikan kesempatan menjadi lebih baik.

6) Fokus dalam tujuan
Sadar bahwa Anda memiliki ide yang inovatif dan karena itu dunia membutuhkan masukan ide yang cemerlang dari Anda. Fokus kepada apa yang Anda miliki untuk diberikan bagi kehidupan dunia. Dengan mempertimbangkan apa yang bisa Anda lakukan selama menjalani keseharian untuk mengejar tujuan Anda. Anda unik dan tidak disangkal lagi. Anda hanya memiliki hari ini (yang menjadi momen saat ini) untuk mencintai.

7) Peduli dengan lingkungan sekitar
Perhatian dan carilah apa yang sedang terjadi di sekitar lingkungan Anda. Apa yang Anda bisa lakukan untuk lingkungan di sekitar Anda. Mungkin disana ada tetangga yang sakit dan perlu pertolongan. Atau seseorang yang pengangguran dan membutuhkan pekerjaan. Mungkin juga mereka hanya membutuhkan senyuman Anda. Atau mungkin Anda dapat mencari suatu organisasi di mana Anda bisa menjadi sukarelawan.

Setiap hari Anda berjumpa dengan orang yang Anda kenal dan yang baru saja Anda kenal. Dalam setiap perjumpaan tersebut terdapat kesempatan untuk berkomunikasi; dengan senyuman, mendengarkan, atau memberikan nasihat. Hanya dengan komunikasi dan perhatian. Sebagai hasilnya, Anda akan merasa diri Anda lebih baik dalam menjalani kehidupan. Setiap perubahan adalah hasil dari sedikit kesadaran.

Sumber : psychologytoday.com

1037 Total Views 3 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +