Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +

Love our website? Signup to our list to keep current on the awesome stuff we’re doing.

Buku Babon Kedokteran Jiwa

Buku Babon Kedokteran Jiwa

Oleh : Julizar Firmansyah, S.Sos., M. Hum. *)

Dari sekian banyak karya alm Prof. Dadang Hawari, buku inilah yang paling menyeluruh dan tentu saja paling tebal.

Sebagaimana disebut dalam pengantar, buku ini merupakan textbook ilmu kedokteran jiwa dan kesehatan jiwa dalam perspektif Al-Quran dan As-Sunnah, bersifat komprehensif yang merupakan kumpulan intisari dari buku-buku tematik yang telah disusun oleh almarhum.

Di era kiwari, pemisahan antara ilmu kedokteran jiwa dan kesehatan jiwa dengan agama tidak dianut lagi, bahkan justru diintegrasikan. Paradigm yang dipakai untuk maksud tersebut adalah BPSS yakni biologik-psikologik-sosial-spiritual. Paradigma BPSS dalam praktiknya sering tumpang tindih. Tak dapat dipisahkan satu sama lain secara mutlak, serta saling berhubungan. Agar mudah dipahami, isi buku ini dibahas dari perspektif BPSS.

Penyusunan karya ini meliputi pengelompokan berikut: (1) yang bersifat individual termasuk stres, cemas, depresi, bunuh diri, gangguan kepribadian, gangguan jiwa, dan sebagainya. (2) Masalah keluarga. (3) Masalah perkawinan. (4) Masalah kemasyarakatan. (5) Masalah lingkungan hidup. (6) Masalah gangguan disfungsi seksual. (7) Penyimpangan seksual. (8) Dimensi religi dalam praktik psikiatri dan psikologi; alat ukur kesehatan jiwa dan agama. (9) Hidup sesudah mati.

Bila buku babon ini dicermati, tampak bahwa BPSS telah menyatu dalam tiap pembahasan masing-masing kelompok tema. Diharapkan, penulisan ini mudah dipahami dan enak dibaca. Dasar rujukan BPSS adalah Al-Quran dan As-Sunnah. Misalnya QS Yunus [10]: 57: “Wahai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang beriman.” Sedangkan hadits yang relevan adalah: “Setiap penyakit ada obatnya. Jika obat itu tepat mengenai sasarannya, maka dengan izin Allah penyakit itu sembuh.” (HR Muslim dan Ahmad). Selengkapnya…

Kepercayaan Terhadap Hari Akhir

Kepercayaan Terhadap Hari Akhir

Oleh : Julizar Firmansyah, S.Sos., M.Hum. *)

Buku ini bermaksud agar pembaca menyadari bahwa hidup di dunia bersifat sementara, yang akan berakhir dengan kematian.

Bahwa ada kehidupan sesudah kematian di dunia tadi, ada kehidupan lanjutan di alam akhirat.

Manusia akan dikumpulkan di Padang Mahsyar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya selama kehidupannya di dunia. Allah akan menentukan apakah seseorang masuk surga atau neraka, yang keduanya kekal abadi.

Ada enam bab dalam buku ini yang meliputi (1) Kematian karena azab Allah SWT. (2) Amal kebajikan sebagai bekal perjalanan menuju kematian. (3) Alam barzah, masa antara kematian di alam fana (dunia) dan kehidupan di alam baka (akhirat). (4) Dari alam kubur hingga hari kebangkitan. (5) Hancur leburnya dunia fana langit dan bumi: kiamat. (6) Alam baka (akhirat) kekal abadi: surga dan neraka.

Dilengkapi gambar-gambar dan foto-foto mengerikan, buku ini memperlihatkan begitu banyak bencana yang diturunkan Allah SWT atas orang-orang yang durhaka terhadap ajaran yang dibawa para nabi. Misalnya azab terhadap perilaku homoseksual kaum Nabi Luth, azab terhadap kaum Nabi Syuaib, kaum saba, dan umat Nabi Musa. Efek gambar atau foto tentang azab yang sangat menakutkan itu dapat menimbulkan kesadaran perlunya bertobat kepada Allah Azza wa Jalla. Selengkapnya…

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +