Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +

Love our website? Signup to our list to keep current on the awesome stuff we’re doing.

Program Tes VCT untuk Pencegahan Virus HIV

Program Tes VCT untuk Pencegahan Virus HIV

madanionline(dot)org – VCT adalah Voluntary Counselling and Testing. Diartikan sebagai konseling dan tes HIV sukarela (KTS). Layanan ini bertujuan untuk membantu pencegahan, perawatan, serta pengobatan bagi individu yang terpapar virus HIV/AIDS.

VCT bisa dilakukan di puskesmas, rumah sakit, maupun klinik penyedia layanan VCT. HIV/AIDS masih menjadi persoalan kesehatan global yang signifikan, terutama di negara-negara berkembang. Adanya VCT sangat berperan dalam mencegah penyebaran virus tersebut.

Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) telah meluncurkan panduan VCT yang berguna dalam mendeteksi dan menangani HIV secara global. Pedoman tersebut kemudian diterapkan di berbagai negara, khususnya negara berkembang.

Pada prinsipnya VCT bersifat rahasia dan dilakukan secara sukarela. Artinya, hanya dilakukan atas inisiatif dan persetujuan seseorang yang datang pada penyedia layanan VCT untuk diperiksa. Hasil pemeriksaan pun terjaga kerahasiaannya.

Tes VCT selalu dilakukan di Yayasan Pusat Rehabilitas Madani Mental Health Care, dilakukan hanya pada santri-santri dengan Diagnosa Naza, karena dengan pemakaian dan perilaku yang menyimpang selalu terjadi pada pasien-pasien NAZA.

Madani selalu rutin melakukan tes VCT selama masa program, biasanya dilakukan pada santri yang sudah menjalani tiga bulan masa rehabilitasi atau sedang menjalani masa rehabilitasi. Dilakukan dengan sukarelawan dan persetujuan antara pasien dan keluarga klien. Karena tes VCT merupakan program dari Madani.

Madani melakukan tes VCT untuk mencegah penyebaran virus pada klien-klien yang terindikasi terkena HIV pada klien dengan diagnosa NAZA.

Penulis : Andriyan Lutfi Arif. S. Kep
Editor : Mohamad Istihori

Meningkatkan Efektivitas Panti Rehabilitasi Narkoba di Indonesia

Meningkatkan Efektivitas Panti Rehabilitasi Narkoba di Indonesia

madanionline(dot)org – Kegiatan Uji Publik Hasil Penelitian PUSLITDATIN (Pusat Penelitian, Data, dan Informasi) BNN (Badan Narkotika Nasional) digelar pada 05 Desember 2019 di Hotel Kartika Chandra bekerjasama dengan LIPI memaparkan antara lain hasil survei 2018 di 13 ibukota provinsi.

Pertama, angka prevalensi penyalahguna narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa dalam satu tahun terakhir adalah 3,2% (2,297,492 orang) dan pekerja 2,1% ( 1.514.037 orang).

Kedua, lima jenis narkoba terbanyak dikonsumsi satu tahun terakhir : Ganja (65%), Shabu (38%), Ekstasi (18,7%), pil koplo (14,6%), dan dextro (6,4%).

Madani sebagai salah satu dari lima lembaga masyarakat yang diundang dalam kegiatan ini menyampaikan pandangannya dalam sesi tanya-jawab tentang perlunya peningkatan efektivitas tempat rehabilitasi masyarakat.

Selain itu, Panti Rehabilitasi narkoba Madani Mental Health Care mengharapkan agar BNN mampu mengatur para “mafia” rehabilitasi yang memeras dan memanfaatkan klien atau anggaran untuk kepentingan pribadi.

Berikut adalah kesimpulan lengkapnya:

  1. Angka prevalensi pengguna narkoba setahun terakhir sebesar 1,8%.
  2. Lima provinsi penyalahguna narkoba tertinggi: Sumatera Utara, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Sulawesi Tengah, dan DI Yogyakarta.
  3. Kebiasaan merokok, nongkrong malam, dan bermain game merupakan perilaku paling berisiko terhadap penyalahgunaan narkoba.
  4. Angka penyalahgunaan narkoba laki-laki lebih besar daripada perempuan.
  5. Kelompok responden penyahguna yang terbesar berasal dari kelompok yang bekerja dan yang menganggur.
  6. Usia pertama kali menggunakan narkoba berkisar 17-19 tahun.
  7. Pengguna narkoba terbanyak berada di usia produktif (35-44) tahun.
  8. Lima jenis narkoba yang paling banyak dikonsumsi selama satu tahun terakhir yaitu: ganja, shabu, pil koplo, dan dextro.
  9. Hubungan pertemanan menjadi sumber utama perolehan narkoba.
  10. Alasan pertama kali memakai narkoba terutama karena coba-coba dan ajakan atau bujukan teman.
  11. Ceramah/penyuluhan dianggap cara paling tepat dalam penyampaian bahaya narkoba.
  12. Televisi dan media sosial merupakan media yang dianggap paling tepat dalam penyampaian bahaya narkoba.
  13. Rehabilitasi merupakan cara utama yang dianggap paling tepat dalam penanganan penyalahguna narkoba.

Dalam rundown acara, kegiatan dimulai pukul 08.30 sampai 14.00 WIB.

Penulis : Ginanjar Maulana
Editor : Mohamad Istihori

Belajar Bersama Keutamaan Sholat Dhuha di Madani

Belajar Bersama Keutamaan Sholat Dhuha di Madani

Madanionline(dot)org – Pagi ini, Kamis, 5 Desember 2019 sebanyak 11 santri (pasien) di Panti Rehabilitasi Narkoba Madani Mental Health Care (MMHC) mengadakan sholat sunnah Dhuha dan Tobat secara berjama’ah mulai pukul 09:00 WIB sampai selesai.

Sehabis sholat, para santri

Madani mendapatkan ilmu tentang keutamaan sholat sunnah Dhuha dan Tobat. Di pagi hari ini keutamaan sholat sunnah Dhuha menjadi tema utama.

Hikmah melaksanakan Sholat Dhuha. Antara lain, setiap tulang sendi menjelang pagi itu memerlukan sedekah, maka untuk itu tasbih itu sedekah, tahmid itu sedekah, setiap tahlil itu sedekah, dan setiap takbir itu adalah sedekah maka semua perbuatan itu sama halnya dengan dua roka’at sholat Dhuha.

Diceritakan di sebuah hadist  Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam datang ke Madinah, ketika itu aku pun datang ke Madinah. Maka aku pun menemui beliau, lalu aku berkata, “Wahai Rasulullah, ajarkan aku tentang shalat”.

Beliau bersabda, “Kerjakanlah shalat Shubuh. Kemudian janganlah shalat ketika matahari sedang terbit sampai ia meninggi. Karena ia sedang terbit di antara dua tanduk setan. Dan ketika itulah orang-orang kafir sujud kepada matahari. Setelah ia meninggi, baru shalatlah. Karena shalat ketika itu dihadiri dan disaksikan (Malaikat), sampai bayangan tombak mengecil”.
(HR. Muslim)

Jadi sebagai penutup dan inti dari sholat Dhuha ini ialah kerjakanlah sholat Dhuha. Insya Allah akan jadi kunci rezeki sepanjang hari.

Penulis : Rudi Pardomuan Dongoran
Editor : Mohamad Istihori

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +