Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +

Love our website? Signup to our list to keep current on the awesome stuff we’re doing.

Diklat Koperasi dari Awal Sampai Selesai

Diklat Koperasi dari Awal Sampai Selesai

madanionline(dot)org – Diklat (Pendidikan dan Pelatihan) Koperasi hari ini, Jum`at, 15 Maret 2019 memasuki hari terakhir. Alhamdulillah acara berjalan lancar dan tertib.

Diklat dimulai Selasa sampai Jum’at, 15 Maret 2019. Diklat hari terakhir banyak memberikan ilmu khususnya ilmu perkoperasian. Selama 4 hari itu 13 materi sudah tersampaikan dengan jelas dan lengkap secara detail. Mulai awal berdirinya koperasi sampai sekarang ini.

Di situlah saya menjadi tahu tentang tujuan didirikannya koperasi. Koperasi awalnya didirikan oleh Charles Howard di Rochdale, Manchester, Inggris. Hal ini karena ada revolusi industri dan banyaknya kapitalisme sehingga rakyat banyak yang tertindas.

Selain untuk meminimalisir kapitalis, koperasi juga memiliki peranan sistem yang sangat baik untuk dicontoh dan dikembangkan. Organisasi ini berasaskan gotong royong. Di Indonesia sendiri koperasi banyak memiliki istilah seperti gotong royong, gugur gunung, arisan, dan sinoman.

Koperasi sangat penting untuk membangun ekonomi yang lebih baik dengan sistem yang baik pula.

Penulis : Iqbal
Editor : Mohamad Istihori

Semakin Memahami Koperasi Lewat Simulasi

Semakin Memahami Koperasi Lewat Simulasi

madanionline(dot)org – Alhamdulillah hari kedua (Kamis, 14 Maret 2019) pelaksanaan PUSDIKLAT KOPERASI DAN UKM berjalan lancar.

Suasananya berbeda dengan hari pertama. Hari ini acara bukan hanya berisikan materi tapi ada juga simulasi. Simulasi itulah yang membuat saya lebih paham kepada pembentukan koperasi, rapat anggota, visi-misi koperasi, dan lain-lain.

Pada sesi simulasi inilah saya mendapatkan tugas khusus yaitu sebagai sekretaris. Melalui penugasan inilah kemudian saya menjadi semakin mengetahui berbagai tugas anggota koperasi.

Koperasi itu sebenarnya banyak manfaatnya. Koperasi berfungsi bukan hanya sekedar temapt simpan-pinjam tapi lebih tepatnya koperasi bisa untuk mensejahterakan rakyat. Koperasi juga dapat memberikan solusi dalam mencegah praktek riba dari rentenir yang kerap masuk ke dalam perkampungan.

Penulis : Iqbal
Editor : Mohamad Istihori

Madani Siap Mengobati Caleg Stres dengan Metode Terbaik

Madani Siap Mengobati Caleg Stres dengan Metode Terbaik

Oleh : Samsuludin, MA.Si (Deputi Rehabilitasi Madani Mental Health Care Jakarta Timur)

Pesta demokrasi lima tahunan untuk menjadi Anggota Dewan “yang terhormat” di DPRD kabupaten, provinsi, dan DPR RI sedang hangat diperbincangkan di berbagai media.

Banyak kisah sukses yang mengharukan hingga kisah pilu calon anggota dewan yang gagal dan terkena gangguan mental perilaku seperti stres dan depresi.

Hal ini terjadi karena tidak semua calon anggota dewan memiliki kesiapan mental menghadapi dan menerima hasil dari kontestasi politik yang sangat berat dan menanggung biaya politik yang sangat mahal.

Banyak calon anggota dewan yang harus merubah pola hidupnya demi meraih suara.  Dari mulai terganggunya pola istirahat, pola makan, dan memporsir pikiran untuk meraih simpati massa. Bahkan ada kasus untuk menutupi kelelahan fisik dan psikisnya memilih untuk menggunakan narkoba.

Di kasus yang lain, para calon anggota dewan dibebani dengan biaya politik yang sangat mahal. Untuk calon anggota dewan di sebuah kabupaten atau kota saja minimal harus menyiapkan dana minimal Rp. 1 Milyar. Tentu ini menjadi tantangan yang berat bagi mereka yang tidak memiliki modal dan jaringan sehingga harus melakukan apapun untuk kesuksesan pencalonannya itu. Bahkan ada kasus calon anggota dewan yang menggadaikan rumah tinggalnya sendiri untuk modal kampanye. Selengkapnya…

Delegasi Koperasi Madani Mandiri Mengikuti Diklat Angkatan I Tahun 2019

Delegasi Koperasi Madani Mandiri Mengikuti Diklat Angkatan I Tahun 2019

madanionline(dot)org – Mendengar istilah koperasi tentu bukan hal baru. Saya (penulis) mengetahui koperasi semenjak sekolah, termasuk siapa Bapak Koperasi Indonesia. Semangat gotong royong, kekeluargaan, dan mensejahterakan anggota menjadi poin penting yang masih saya ingat sampai saat ini.

Sejarah dan filosofi koperasi ternyata memiliki perjalanan panjang. Koperasi tidak hanya di Indonesia saja. Beberapa negara di Eropa seperti Belanda dan Inggris. Termasuk di Amerika dan Jepang telah berhasil mengelola kekuatan koperasi dan menjadi pondasi kekuatan negara. Di negara-negara maju tersebut tata kelola koperasi dibangun secara profesional dan sistematis sehingga mampu mengungguli perusahaan-perusahaan non koperasi.

Kesetiaan dan kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama dalam menjalankan semua usaha dan unit bisnisnya atau mengelola kebutuhan secara bersama memiliki  dampak yang luar biasa dan unggul untuk mempertahankan laju perekonomian kekeluargaan dan gotong royong yang menjadi azas koperasi itu sendiri.

Koperasi hadir sebagai sebuah perlawanan bersama menyikapi sistem kapitalis yang  lebih menguntungkan orang-orang dengan modal besar dan monopoli dagang. Koperasi merupakan pilihan terbaik untuk memberikan kesejahteraan para anggotanya. Selengkapnya…

Persiapan Mental dan Spiritual Menghadapi Ujian Nasional

Persiapan Mental dan Spiritual Menghadapi Ujian Nasional

madanionline(dot)org – Jumat, 1 Maret 2019, Yayasan Madani Mental Health Care bekerjasama dengan SMK 38 Jakarta melaksanakan pembinaan mental dan spiritual untuk para siswa kelas XII yang akan melaksanakan Ujian Nasional (UN) tahun 2019.

Acara dimulai pada pukul 09.00 s.d. 11.30, diawali dengan sambutan dari Ibu Kepala Sekolah. Ia menyampaikan pentingnya persiapan mental dan spiritual untuk menghadapi ujian supaya mendapatkan hasil yang maksimal.

Pada sesi pertama Ust. Darmawan, S. Ag. (yang akrab disapa UsDar) menyampaikan  pentingnya mengenali diri dengan menjaga akal, hati, dan nafsu dari berbagai godaan setan.

Lebih mendalam lagi, UsDar menyampaikan pentingnya sikap mental yang fokus, inisitaif, komunikatif, dan belajar keras serta belajar cerdas sebagai kunci sukses menghadapi ujian nasional.

Di sesi kedua, Ust. Samsuludin, MA. Si memimpin siswa untuk bermuhasabah. Muhasabah ini bertujuan menyadarkan pentingnya mengembalikan kesucian diri. Mengingat dan memohon ampunan atas dosa-dosa terhadap diri, orang tua, dan guru-guru.

 

Di akhir sesi, semua siswa bersalam-salamn dengan semua guru untuk menyampaikan permohonan maaf dan permohonan doa demi kesuksesan ujian . Tangisan haru tanda harapan yang mendalam dari siswa dan guru mengakhiri rangkaian acara muhasabah.

Penulis : Ust. Samsuludin, MA. Si
Editor : Mohamad Istihori

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +