Pesan Prof. Dadang Hawari untuk Anies-Sandi (2)

Pesan Prof. Dadang Hawari untuk Anies-Sandi (2)

(2 dari 2 tulisan)

Bagaimana kondisi penyalahgunaan narkoba di Jakarta saat ini?

Gubernur tentunya juga bertanggung jawab untuk menanggulangi masalah ini. Tapi yang kena warga Jakarta. Itu tanggung jawab siapa sebetulnya. Pemberantasan narkoba kalau saya katakan berhasil ya berhasil tapi belum memuaskan.

Kami mendapatkan informasi bahwa di salah satu SMA di Jakarta, pemakaian narkoba sudah sangat masif. Hampir 50 persen para siswanya menggunakan narkoba jenis psikotropika, bagaimanakah cara menanggulanginya?

Yang tahu soal narkoba dan obat-obatan itukan dokter tapi dokter tidak dilibatkan. Polisi dan BNN tahunya soal hukum. Akibat narkoba dan segala lika-likunya mereka kurang tahu. Sebetulnya kita harus mengadakan penyuluhan.

Penyuluhan perlu tenaga ahli. Pakailah dokter-dokter. Dokter, ahli jiwa, dan psikiater di Indonesia itu banyak. Manfaatkan kemampuan yang mereka miliki. Berilah edukasi kepada orang tua.

Bahwa gejala-gejala anak yang kecanduan narkoba itu begini, begini, begini. Berilah edukasi kepada guru. Bahwa anak yang kecanduan narkoba itu perilakunya begini, begini, begini.

Selengkapnya…

Pesan Prof. Dadang Hawari untuk Anies-Sandi (1)

Pesan Prof. Dadang Hawari untuk Anies-Sandi (1)

(1 dari 2 tulisan)

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno telah dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada Senin, 16 Oktober 2017. Anies-Sandi mendapatkan amanah dari segenap warga Jakarta untuk melayani mereka selama 2017-2022.

Bagaimana tanggapan Prof. Dr. dr. H. Dadang Hawari, Psikiater atas terpilihnya Anies-Sandi? Berikut kutipan lengkap wawancara reporter Mohamad Istihori dan kameramen Arif saat berkunjung ke kediaman beliau pada Kamis, 19 Oktober 2017.

Bagaimana tanggapan Prof. Dadang Hawari mengenai terpilihnya Gubernur Jakarta yang baru?

Pertama tentu ada harapan baru terhadap gubernur yang baru ini. Bagaimana pun juga gubernur yang baru ini dipilih oleh pemilihan umum yang konstitusional. Jadi bagi mereka yang memilih maupun yang tidak memilih harus patuh pada keputusan konstitusional atas terpilihnya gubernur yang baru.

Tentu kita mengharapkan adanya berbagai terobosan yang baru. Di mana di era kepemimpinan gubernur yang lama tidak bisa menerobosnya atau mengalami berbagai kesulitan, mudah-mudahan dengan adanya gubernur yang baru ini semua hal dapat teratasi.

Selengkapnya…

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +