Nasihat Bunda Erna kepada Para Pecandu Narkoba

Nasihat Bunda Erna kepada Para Pecandu Narkoba

(Catatan 3, Kunjugan Dr. Erna Setiyaningrum, SST, M.M,. M.A,. M.Pd.K. Ke Madani, 28 September 2017)

madanionline.org – Sesampai di Ruang Transit Bunda Erna dan rombongan melihat-lihat sejenak kamar, ruang istirahat, ruang karaoke, dan berbagai fasilitas yang disiapkan Madani bagi para pasiennya.

Sampailah Bunda Erna di mushollah Madani. Saat itu sedang berlangsung acara program yang dipandu oleh Ust. Yanto. Setelah diberikan waktu dan kesempatan, Bunda Erna langsung memperkenalkan dirinya kepada seluruh pasien Madani.

“Profesi saya sehari-hari adalah sebagai dosen di beberapa fakultas ilmu kesehatan, Stikes, dan kadang-kadang juga mengajar di STT,” ujar Bunda Erna memulai perkenalan dirinya. “Saya juga ibu dari tiga anak. Anak pertama saya berumur 22 tahun. Laki-laki. Saat ini sedang kuliah sudah semester akhir di Kedokteran.

Selengkapnya…

Rencana Membuat Majalah Profile Madani bersama Bunda Erna

Rencana Membuat Majalah Profile Madani bersama Bunda Erna

(Catatan 2, Kunjugan Dr. Erna Setiyaningrum, SST, M.M,. M.A,. M.Pd.K. Ke Madani, 28 September 2017)

madanionline.org – Usdar menjelaskan bahwa seringkali beberapa kampus mengirimkan mahasiswanya untuk melaksanakan tugas magang di Madani. Di antaranya Universitas Islam Negeri dan beberapa universitas lainnya.

Dr. Erna merespon dengan niatnya yang memang akan mengirim beberapa perawatnya ke luar provinsi. Sementara ini para perawatnya baru bisa melakukan tugas magang di dalam provinsi saja.

Dr. Erna mengungkapkan ingin bertatap muka langsung dengan para pasien yang saat ini sedang menjalani program rawat inap di Madani. Tentu saja hal tersebut direspon positif oleh Madani.

Selengkapnya…

Sinergi Dr. Erna dengan Madani

Sinergi Dr. Erna dengan Madani

(Catatan 1, Kunjugan Dr. Erna Setiyaningrum, SST, M.M,. M.A,. M.Pd.K. Ke Madani, 28 September 2017)

madanionline.org – Dr. Erna Setiyaningrum, SST, M.M,. M.A,. M.Pd.K. mengadakan kunjungan ke Panti Rehabilitasi Madani Mental Health Care untuk berbagi pengalaman dan ilmu mengenai dunia rehabilitasi narkoba dengan para konselor dan pasien di Madani.

Wanita kelahiran Purbalingga, 20 Januari 1974 itu datang ke Madani bersama dua mahasiswinya. Beliau awalnya dipandu oleh Bro Indra dan Bro Yudho. Banyak ilmu, pengalaman, dan informasi yang dapat diambil selama perbincangan santai yang dilakukan di Studio Madani pada Kamis, 29 September 2017.

Dr. Erna mengatakan bahwa ia memiliki penerbitan di Surabaya sedang Madani baru memiliki website dan beberapa media sosial. Ia juga berkecimpung dalam dunia kepenulisan dalam bidang keperawatan dan kebidanan.

Selengkapnya…

Bunuh Diri karena Patah Hati

Bunuh Diri karena Patah Hati

Oleh: Mohamad Istihori

Sungguh menderita orang yang mengalami patah hati. Jiwanya menderita. Makan tidak enak. Minum tak mau. Hidup serasa berada di dalam neraka. Tidak ada sedikit pun kebahagiaan dalam dada.

Inilah yang membuat patah hati seringkali menjadi faktor utama seseorang melakukan tindakan bunuh diri. Patah hati merupakan salah satu gejala gangguan jiwa berupa depresi.

Gejala depresi lain yang mudah untuk diidentifikasi antara lain perasaan murung, sedih, merasa tak berguna lagi, perasaan bersalah, berdosa, kekecewaan yang mendalam, putus asa, sampai pada akhirnya nekat untuk bunuh diri.

Sebuah peristiwa bunuh diri yang diduga karena patah hati dialami oleh Arslan Valeev. Pawang ular asal St. Petersburg, Rusia itu bahkan menyiarkan secara langsung detik-detik prosesi bunuh dirinya. Pria berusia 31 tahun itu membiarkan ular berbisa tipe black mamba menggigit jarinya.

Selengkapnya…

Narkoba Cair dalam Vape

Narkoba Cair dalam Vape

Oleh: Mohamad Istihori

Merokok dengan cara konvensional atau dengan cara yang saat ini sedang menjadi “musim” yakni dengan vape sama-sama memiliki bahaya. Namun, belum banyak orang yang mengetahui bahwa sebenarnya vape yang digadang-gadang dapat menggantikan rokok konvensional memiliki bahaya dua kali lipat. [Boldsky (18/9/2017)]

Para ilmuan yang berasal dari University of Waterloo, Kanada menyimpulkan bahaya yang luar biasa dari vape dikarenakan memiliki perangkat elektrik bertenaga baterai yang berfungsi untuk memanaskan cairan, mengubah jadi uap aerosol, untuk akhirnya dapat dihisap.

Kita pun belum mengetahui dengan pasti apakah cairan yang ada di dalam vape berbahaya atau tidak. Apalagi jika kemudian cairan yang dimasukkan ke dalam vape merupakan cairan yang tergolong kelompok narkoba seperti sabu-sabu cair, liquid metamfetamin, liquid high (senyawa mirip ganja), dan semua jenis narkoba dapat dibuatkan dalam format cair. Maka bahaya vape bukan lagi dua kali lipat jika dibandingkan dengan rokok konvensional tapi menjadi tiga kali lipat.

Namun rokok konvensional bukan berarti tanpa risiko. Prof. Dadang Hawari menjelaskan bahwa rokok (konvensional) merupakan gerbang menuju narkoba. Berbagai cara dilakukan untuk menutupi pemakaian narkoba. Salah satu dari sekian cara yang dipakai adalah seperti memakai narkoba cair menggunakan vape sehingga banyak orang di sekitarnya tidak sadar bahwa yang sedang dihisap merupakan narkoba bukan vape biasa.

Selengkapnya…

Generasi Muda di Bawah Ancaman Tramadol

Generasi Muda di Bawah Ancaman Tramadol

Oleh: Mohamad Istihori

Sejatinya Tramadol adalah obat yang diberikan agar mampu mengatasi masalah nyeri dalam tingkat sedang maupun berat. Sayangnya obat tersebut disalahgunakan oleh generasi muda kita sehingga mereka kehilangan kesadaran, mabuk, atau nge-fly.

Rosulullah Muhammad Saw bersabda, “Setiap zat, bahan, dan minuman yang dapat memabukkan dan melemahkan akal sehat adalah khamar (alkohol), dan setiap khamar adalah haram.” (HR. Abdullah bin Umar ra.)

Tramadol merupakan turunan (sintesa) dari opiat, heroin, atau putaw yang diambil dari tanaman candu (opium). Tramadol membuat pemakainya menjadi kecanduan yang berakibat fatal seperti menimbulkan kriminalitas, komplikasi medik, kesengsaraan, dan berujung pada kematian.

Sindikat narkoba jenis Tramadol saat ini semakin gencar menyebarluaskan zat candu tersebut terutama menjualnya kepada generasi muda kita. Kasus penangkapan seorang penjual Tramadol sebanyak 167 butir di Jalan Malaka Kabupaten Soppeng pada Jumat, 22 September 2017 adalah salah satu contoh kasusnya.

Selengkapnya…

Indikasi Gangguan Jiwa Pemilik Situs Nikahsirri.com?

Indikasi Gangguan Jiwa Pemilik Situs Nikahsirri.com?

Oleh: Mohamad Istihori

Seseorang yang diduga mengalami gangguan jiwa jenis depresi itu kini berada dalam tahanan polisi. AW memutuskan untuk pensiun dini dari profesinya sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil) pada sekitar tahun 1990, ia bergelut dalam dunia bisnis sampai pada akhirnya meluncurkan sebuah situs bernama Nikahsirri.com pada 19 September 2017.

Situs ini kemudian dikenal sebagai sebuah situs yang menyediakan jasa pelelangan keperawanan dan pelaksanaan nikah sirri secara online. Pemerintah menilai situs ini menimbulkan keresahan bagi masyarakat dan melanggar UU ITE dan atau pornografi sehingga akhirnya diblok dan pemiliknya pun ditahan.

Pihak berwajib belum memutuskan sang pemilik situs tersebut mengalami gangguan jiwa. Saat ini masih berlangsung proses pemeriksaan. Ketika diperiksa memang belum didapatkan perilaku yang janggal. Keterangan AW mengalami gangguan jiwa jenis depresi tersebut didapat dari istrinya yang berinisial R.

Selengkapnya…

Doa Khusnul Khotimah untuk Sebuah Senyum yang Indah

Doa Khusnul Khotimah untuk Sebuah Senyum yang Indah

(Catatan 17, Madani Adventure, Gunung Papandayan, Garut, 22-24 Agustus 2017)

madanionline.org – UGyn mengajak kepada semua peserta untuk menyambungkan akal, hati, dan nafsu untuk mengevaluasi ke dalam diri masing-masing.

“Bayangkan seberapa banyak dosa yang telah kita lakukan selama hidup ini. Bandingkan dengan kebaikan kita. Lebih banyak mana antara dosa dengan kebaikan yang telah kita lakukan? Apa jadinya kalau dosa kita lebih banyak dan tiba-tiba maut menjemput tanpa kita tobat lebih dulu?”

“Bayangkan juga jika kita pulang nanti di depan rumah ada bendera kuning dan ternyata orang terhebat dan yang paling berjasa dalam hidup kita yaitu ibu kita sudah terbujur kaku di sana.

Sedang kita belum sempat meminta maaf kepada beliau atas segala kesalahan yang pernah kita lakukan kepada ibu kita. Sosok yang sangat kita cintai itu sudah terbungkus kain kafan. Kita lari ke kamarnya yang ada  tinggal baju-baju beliau saja.

Selengkapnya…

Menghadirkan Wajah Ibu di Malam yang Syahdu

Menghadirkan Wajah Ibu di Malam yang Syahdu

(Catatan 16, Madani Adventure, Gunung Papandayan, Garut, 22-24 Agustus 2017)

madanionline.org – UGyn kini mengajak para peserta untuk meletakan tangan di dada masing-masing. Para peserta kemudian menarik nafas perlahan dan mengeluarkannya sambil menyebut, “Allah”.

Setelah mengulanginya sebanyak tiga kali, UGyn bertanya, “Ada yang bergetar? Oke sekarang letakkan tangan kita di leher.” Dengan metode dan ucapan yang sama seperti di atas.

Pengulangannya juga sebanyak tiga kali dan setelah itu tangan diletakkan di telinga dan tidak ditekan. Pengulangan-pengulangan tersebut sengaja dilakukan untuk mengaktifkan kembali otak spiritual yang mungkin sudah lama nonaktif dan beku akibat pemakaian narkoba serta berbagai kenakalan yang pernah dilakukan.

“Teman-teman sekalian tidak ada dosa yang tidak diampuni oleh Tuhan,” ujar UGyn. Ia kemudian berkisah mengenai seorang pembunuh yang hendak bertobat. Ia sudah membunuh sekitar 100 orang.

43 UGyn
(Foto 43: UGyn)

Seorang alim memberi tahu kalau dia mau bertobat, ia harus pergi ke kampung sebelah. Di tengah perjalanan pembunuh tersebut meninggal dunia. Allah pun mengampuni semua dosanya karena ia sudah menunjukkan keinginan kuat untuk bertobat dari dosa berupa kebiasaan membunuh yang semasa hidup kerap ia lakukan.

Selengkapnya…

Terapi Mohon Ampun

Terapi Mohon Ampun

(Catatan 15, Madani Adventure, Gunung Papandayan, Garut, 22-24 Agustus 2017)

madanionline.org – Para psikolog, ilmuwan, dokter, dan agamawan berkumpul untuk mengadakan sebuah penelitian mengenai pengaruh pikiran terhadap kehidupan manusia. Dipilihlah satu kalimat positif, beberapa kalimat yang diteliti antara lain adalah kalimat, ‘Astagfirullahal `adziim’ (Aku mohon ampun pada-Mu Ya Allah Yang Maha Besar).

Seorang pasien dipasangi dengan kabel yang tempel di beberapa titik tertentu di tubuhnya. Begitu si pasien mengucapkan kalimat istighfar tersebut maka secara perlahan keluar dari pori-pori kaki butiran-butiran hitam yang disebut dosa kecil.

Maka UGyn pun mengajak para peserta Madani Adventure untuk duduk dengan tegak. “Yang mau berdiri juga nggak apa-apa.” Kepada seorang peserta yang non muslim, UGyn mempersilakannya untuk mengucapkan kata apa saja yang ia yakini berdasarkan agama dan keyakinannya ketika seorang hamba memohon ampunan kepada Tuhannya.

Dengan perlahan para peserta menarik nafas mereka dalam-dalam melalui hidung sesuai dengan hitungan yang diberikan oleh UGyn. “Satu… Dua… Tiga… Tarik!”

Selengkapnya…

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +