STRES

face-1013520_960_720Stres adalah respons tubuh yang sifatnya nonspesifik terhadap setiap beban atasnya. Misalnya bagaimana respons tubuh seseorang saat ia mengalami beban pekerjaan, ia mengalami beban pekerjaan berlebihan. Bila ia sanggup mengatasinya artinya tidak ada gangguan pada fungsi organ tubuh, maka dikatakan ia tidak mengalami stres.

Tetapi sebaliknya bila ternyata ia mengalami gangguan pada satu atau lebih organ tubuh sehingga tidak lagi dapat menjalankan fungsi pekerjaan dengan baik, maka ia disebut mengalami distres.

Stres dibagi dalam enam tahapan dari yang ringan hingga yang paling berat, sehingga menimbulkan ketakutan dan kecemasan tinggi, mudah bingung hingga panik. Stres dapat dilihat atau dirasakan dari perubahan-perubahan yang terjadi pada tubuh; misalnya pada rambut, mata, telinga, daya pikir, ekspresi wajah, mulut, kulit, sistem pernapasan, sistem kardiovaskuler, sistem pencernaan, sistem otot dan tulang, sistem perkemihan, sistem endokrin, dan libido.

1218 Total Views 2 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Layanan konseling via emailEmail Counselling
+ +